Wisatawan Asal Garut Tewas Terseret Ombak di Pantai Madasari Pangandaran

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi kejadian wisatawan asal Garut yang terseret ombak ganas di Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (15/5/2026). Foto: Istimewa

Lokasi kejadian wisatawan asal Garut yang terseret ombak ganas di Pantai Madasari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Jumat (15/5/2026). Foto: Istimewa

KABAR PAJAJARAN – Seorang wisatawan asal Dayeuh Handap, Kabupaten Garut, Jawa Barat, meninggal dunia setelah terseret ombak besar di kawasan Blok Karang Segeuh, Pantai Madasari, Kabupaten Pangandaran, Jumat (15/5/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Siti Atika (58). Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 07.00 WIB saat korban bersama keluarganya tengah berlibur di kawasan pantai selatan Pangandaran.

Berdasarkan informasi kepolisian, korban saat itu mencari lokasi untuk berswafoto di area karang Pantai Madasari. Namun, korban diduga berdiri terlalu ke tengah hingga ombak besar datang dan menghantam area karang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt Kasi Humas Polres Pangandaran, AIPTU Yusdiana, mengatakan korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan pada batu karang. Akan tetapi, gelombang susulan yang lebih besar menyeret korban ke tengah laut.

“Korban sempat bertahan dengan berpegangan di karang, tetapi ombak kedua datang lebih besar dan langsung menyeret korban,” ujar Yusdiana, Jumat (15/5/2026).

Korban sempat hilang terbawa arus sebelum akhirnya tubuhnya kembali terseret ke bibir pantai. Warga dan keluarga yang berada di lokasi langsung melakukan evakuasi dan membawa korban menuju Puskesmas Cimerak.

Saat ditemukan, korban masih dalam kondisi sadar. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong dan korban dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan.

Menurut Yusdiana, saat kejadian kondisi ombak di kawasan Blok Karang Segeuh sedang pasang. Area tersebut juga dikenal cukup berbahaya bagi wisatawan dan telah dipasang larangan berenang maupun bermain terlalu dekat dengan bibir karang.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Setelah proses penanganan selesai, keluarga langsung membawa jenazah korban kembali ke Garut untuk dimakamkan.

Kepolisian kembali mengingatkan para wisatawan agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai selatan, terutama ketika gelombang tinggi terjadi. Pengunjung diminta mematuhi rambu peringatan dan tidak mendekati area karang demi menghindari kecelakaan serupa.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengambang dengan Tangan Terborgol
10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Indramayu Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla hingga September 2026, BPBD Minta Warga Hemat Air
BRIN Pastikan Cahaya Biru yang Lintas di Langit Majalengka Merupakan Meteor Besar
Bupati Majalengka Resmikan Gedung Baru SMPN 1 Leuwimunding, Ingatkan Pentingnya Merawat Fasilitas Sekolah
Kronologi Ledakan di Dadaha Tasikmalaya, Berawal Adu Mulut Pedagang hingga Eks Napiter Diamankan
Polres Majalengka Wujudkan Ketahanan Pangan, Realisasikan 89,88 Persen Target Tanam Jagung pada HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:00 WIB

Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengambang dengan Tangan Terborgol

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:51 WIB

Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:21 WIB

Indramayu Siaga Darurat Kekeringan dan Karhutla hingga September 2026, BPBD Minta Warga Hemat Air

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:00 WIB

BRIN Pastikan Cahaya Biru yang Lintas di Langit Majalengka Merupakan Meteor Besar

Berita Terbaru