Polda Jabar Soroti Bentrokan Bobotoh dan Jakmania Usai Nobar Persib vs Persija

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan (Polri)

Kabidhumas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan (Polri)

KABAR PAJAJARAN – Polda Jawa Barat menyoroti bentrokan antarsuporter yang terjadi setelah acara nonton bareng pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di sejumlah wilayah Jawa Barat. Polisi meminta para pendukung kedua tim menjaga situasi tetap kondusif dan tidak mudah terprovokasi.

Kepala Bidang Humas Polda Jabar, Hendra Rochmawan, mengatakan basis pendukung Persib tersebar luas di berbagai daerah di Jawa Barat. Namun, beberapa wilayah di jalur Pantura juga memiliki kelompok pendukung Persija yang cukup besar sehingga rawan memicu gesekan.

“Persib tidak hanya dimiliki warga Kota Bandung, tetapi juga masyarakat di seluruh Jawa Barat. Di sisi lain, di wilayah Pantura ada kelompok masyarakat yang juga mendukung Jakmania,” ujar Hendra di Mapolda Jabar, Rabu (13/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bentrokan Terjadi di Sejumlah Daerah

Hendra mengungkapkan bentrokan sempat terjadi di beberapa wilayah setelah laga Persib kontra Persija pada Minggu (10/5/2026). Polisi mencatat insiden terjadi di Karawang, Purwakarta, hingga Cirebon.

Karena itu, Polda Jabar meminta seluruh pihak menahan diri demi mencegah korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum.

“Kami meminta masyarakat dan seluruh aparat keamanan menjaga situasi tetap aman agar tidak terjadi korban maupun perusakan fasilitas umum,” katanya.

Polisi Ingatkan Bobotoh Rayakan Kemenangan Secara Tertib

Selain mengawasi potensi bentrokan antarsuporter, polisi juga menyoroti euforia kemenangan Persib yang berlangsung di Kota Bandung. Ribuan Bobotoh turun ke jalan merayakan hasil positif tim kebanggaan mereka.

Hendra menyebut kemenangan tersebut menjadi momentum penting karena Persib berpeluang mencetak sejarah dengan meraih gelar juara Liga 1 tiga kali berturut-turut.

“Semoga ini menjadi awal perayaan kemenangan Persib karena tim ini berpeluang mencatat sejarah hattrick juara,” ujarnya.

Polda Jabar Larang Konvoi Berbahaya dan Flare

Meski mendukung antusiasme Bobotoh, Polda Jabar tetap mengingatkan masyarakat agar merayakan kemenangan secara tertib dan tidak mengganggu pengguna jalan lain.

Polisi meminta suporter menghindari aksi berbahaya seperti menutup jalan, menyalakan flare, hingga kebut-kebutan saat konvoi.

“Kami mendukung euforia kemenangan, tetapi masyarakat harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas,” kata Hendra.

Ia juga mengaku khawatir melihat sejumlah suporter naik ke pembatas jalan di area flyover saat melakukan selebrasi. Menurutnya, tindakan tersebut sangat berisiko dan dapat memicu kecelakaan.

“Kami takut ada yang terjatuh dan menimbulkan korban. Kami berharap perayaan berlangsung lebih tertib dan bermartabat,” ujarnya. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan
Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga
Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup
Igor Tolic Keluhkan Jadwal Padat, Persib Bidik Gelar Juara Piala Presiden 2026
Viral Kopdes Merah Putih di Kaki Gunung Ciremai, Lokasinya Jauh dari Permukiman Warga

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:00 WIB

450 Ribu Warga Jabar Terdampak Kekeringan, 8,7 Juta Liter Air Bersih Didistribusikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ketua PKK Jabar Tekankan Peran UMKM dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Kirab Merah Putih di Bogor, Sekda Jabar: Perjuangan Kini Harus Turunkan Kemiskinan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terbaru