Rutin Minum Air Putih Disebut Bantu Jaga Tekanan Darah Tetap Stabil

Senin, 11 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Air Putih

Ilustrasi Air Putih

KABAR PAJAJARAN – Banyak orang langsung minum air putih saat tekanan darah naik karena percaya kebiasaan tersebut dapat membantu menurunkan tensi. Meski menjaga tubuh tetap terhidrasi penting bagi kesehatan jantung, efek air putih terhadap penurunan tekanan darah tidak terjadi secara instan.

Dokter spesialis jantung di Miami Cardiac & Vascular Institute, Ian del Conde Pozzi, menjelaskan dehidrasi justru dapat memengaruhi tekanan darah menjadi tidak stabil.

“Ketika tubuh mengalami dehidrasi, volume darah akan menurun. Kondisi ini awalnya bisa menyebabkan tekanan darah turun,” ujar Pozzi, dikutip dari Prevention, Minggu (10/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, tubuh kemudian akan melakukan kompensasi dengan melepaskan hormon tertentu yang memicu penyempitan pembuluh darah. Respons tersebut dapat membuat tekanan darah kembali meningkat.

Dengan demikian, dehidrasi dapat memicu tekanan darah rendah maupun tinggi, tergantung respons tubuh masing-masing.

Penelitian Temukan Hubungan Hidrasi dan Hipertensi

Sejumlah penelitian menunjukkan hubungan antara kurang minum dan peningkatan risiko hipertensi. Salah satunya studi yang terbit di jurnal Cureus pada Agustus 2022.

Penelitian tersebut menemukan bahwa penderita hipertensi cenderung memiliki kadar cairan tubuh lebih rendah dibandingkan individu dengan tekanan darah normal.

Sementara itu, penelitian lain yang dipublikasikan dalam Frontiers in Public Health pada Januari 2024 melibatkan sekitar 3.000 orang dewasa. Hasilnya menunjukkan risiko hipertensi menurun seiring meningkatnya konsumsi air putih harian.

Meski demikian, para peneliti menilai hubungan tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan pengaruh langsung konsumsi air terhadap tekanan darah.

Kebutuhan Cairan Harian Berbeda pada Setiap Orang

Ahli kesehatan mengingatkan kebutuhan cairan tiap orang tidak sama. Faktor seperti aktivitas fisik, kondisi kesehatan, hingga jenis kelamin memengaruhi jumlah cairan yang dibutuhkan tubuh.

Sebagai panduan umum, laki-laki dianjurkan memenuhi asupan cairan sekitar 3,7 liter per hari. Sementara perempuan disarankan mengonsumsi sekitar 2,7 liter cairan setiap hari.

Asupan cairan tersebut tidak hanya berasal dari air putih, tetapi juga makanan dan minuman lain seperti buah, sayur, serta sup.

Cairan berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh, mulai dari mengatur suhu, mengedarkan nutrisi, hingga membantu pembuangan zat sisa metabolisme.

Cara Alami Mengontrol Tekanan Darah

Selain menjaga hidrasi, dokter menyarankan masyarakat menerapkan pola hidup sehat untuk mengontrol tekanan darah. Langkah tersebut meliputi rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta membatasi konsumsi garam.

Pola makan seperti diet mediterania juga dinilai efektif membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Diet ini menekankan konsumsi sayur, buah, biji-bijian utuh, protein rendah lemak, dan produk susu rendah lemak.

Sebaliknya, makanan tinggi garam, gula, serta daging merah sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan risiko hipertensi.

Hipertensi Kerap Tidak Disadari

Kepala kardiolog di Humann, Christopher Davis, mengatakan hipertensi menjadi salah satu kondisi yang paling sering tidak terdiagnosis karena banyak penderita tidak merasakan gejala selama bertahun-tahun.

Seseorang dikategorikan mengalami hipertensi apabila tekanan darah berada di atas 130/139 mmHg.

Karena itu, orang dewasa disarankan memeriksa tekanan darah setidaknya setahun sekali untuk mendeteksi risiko lebih dini.

Beberapa gejala yang dapat muncul antara lain sakit kepala, penglihatan kabur, pusing, nyeri dada, hingga sesak napas. Jika tekanan darah terus tinggi atau keluhan tersebut muncul berulang, masyarakat dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
Dr. dr. Tauhid Nur Azhar Jelaskan Tinjauan Neuropsikologi di Balik Kasus Penyekapan dan Penyiksaan
Psikopat Ramai Dikaitkan dengan Kasus Taufik Hidayat, Pakar Minta Publik Tak Asal Memberi Label
Dokter Ungkap Alasan Generasi Muda Mudah Stres Saat Mulai Bekerja
Air Putih atau Air Lemon? Simak Pilihan Terbaik untuk Menjaga Hidrasi Tubuh
Kemarau Lebih Kering dan Panjang, Dinkes Jabar Mengingatkan Warga Waspadai Diare hingga ISPA
Cegah Stunting Kognitif, Pakar Soroti Peran Nutrigenomik dan Pangan Lokal dalam Perkembangan Otak Anak
Sering Lemas Meski Sudah Istirahat? Waspadai Gejala Diabetes

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:45 WIB

Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:44 WIB

Dr. dr. Tauhid Nur Azhar Jelaskan Tinjauan Neuropsikologi di Balik Kasus Penyekapan dan Penyiksaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:00 WIB

Psikopat Ramai Dikaitkan dengan Kasus Taufik Hidayat, Pakar Minta Publik Tak Asal Memberi Label

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:00 WIB

Dokter Ungkap Alasan Generasi Muda Mudah Stres Saat Mulai Bekerja

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:53 WIB

Air Putih atau Air Lemon? Simak Pilihan Terbaik untuk Menjaga Hidrasi Tubuh

Berita Terbaru