Truk Muatan Gas Alam Terbakar di Tol Cipularang KM 93, Sempat Picu Ledakan dan Kemacetan

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangkai truk pengangkut gas yang terbakar.

Bangkai truk pengangkut gas yang terbakar.

PURWAKARTA, KABAR PAJAJARAN — Sebuah truk bermuatan gas alam terbakar hebat di ruas Tol Cipularang jalur A arah Jakarta menuju Bandung, tepatnya di Kilometer 93 wilayah Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 15.40 WIB. Kobaran api yang disertai beberapa kali ledakan membuat kendaraan tersebut hangus di bahu jalan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Purwakarta, Juddy Herdiana, menjelaskan kebakaran diduga berasal dari kebocoran salah satu tabung gas saat truk melaju.

Menurutnya, sopir sempat menepikan kendaraan setelah menyadari adanya kebocoran. Ia kemudian berusaha menutup aliran gas. Namun, api tiba-tiba muncul di bagian depan kendaraan dan langsung membesar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Api muncul saat sopir mencoba menutup kebocoran hingga membuatnya terpental,” ujar Juddy.

Petugas Bergerak Cepat Padamkan Api

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Purwakarta segera mengirim satu unit mobil pemadam setelah menerima laporan. Petugas langsung melakukan penanganan sumber api, pendinginan, hingga penyisiran area untuk memastikan kondisi aman.

Juddy menegaskan petugas menerapkan prosedur standar karena muatan gas memiliki risiko tinggi terbakar dan memicu ledakan.

Sopir Alami Luka Ringan

Sopir truk bernama Kartiwa mengaku sempat mencoba menghentikan kendaraan dan menutup pipa gas. Namun, percikan api diduga muncul akibat panas mesin sehingga api cepat membesar.

Ia mengalami luka bakar ringan di bagian tangan saat berusaha mengatasi kebocoran.

Ledakan Picu Kepanikan dan Kemacetan

Letupan dari dalam tabung gas memicu kepanikan pengendara lain. Banyak kendaraan memperlambat laju bahkan berhenti untuk melihat kejadian, sehingga arus lalu lintas di kedua arah sempat macet panjang.

Truk tersebut diketahui baru mengisi muatan gas dari wilayah Cipendeuy dan hendak mengantarkan ke sebuah pondok pesantren di Bandung.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp1,6 miliar, terdiri dari muatan gas sekitar Rp1,4 miliar dan kerusakan kendaraan sekitar Rp200 juta.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kembali memeriksa lokasi untuk memastikan tidak ada potensi kebakaran susulan. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Polisi Periksa 10 Saksi dan Telusuri Asal Api
Gempa M 3,2 Guncang Bogor Sabtu Pagi, Getaran Terasa di Pamijahan dan Leuwiliang
Polda Metro Minta Warga Tak Sebarkan Spekulasi soal Pagar Mal, Jakarta Tetap Kondusif
Gas Elpiji 3 Kg Langka di Indramayu, Pedagang Keliling hingga 10 Warung, Harga Tembus Rp30 Ribu
Warga Kasepuhan Ciptamulya Bangkit Usai Kebakaran, Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan
Hari Anak Nasional 2026 di Majalengka Meriah, Pemkab Perkuat Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak
Bentrokan di Menteng Bermula dari Keributan di Gerobak Nasi Uduk, 1 Orang Tewas
Satpam Waduk Jatiluhur Ditemukan Tewas Mengambang dengan Tangan Terborgol

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda Jakarta, Polisi Periksa 10 Saksi dan Telusuri Asal Api

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Gempa M 3,2 Guncang Bogor Sabtu Pagi, Getaran Terasa di Pamijahan dan Leuwiliang

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:46 WIB

Polda Metro Minta Warga Tak Sebarkan Spekulasi soal Pagar Mal, Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:00 WIB

Gas Elpiji 3 Kg Langka di Indramayu, Pedagang Keliling hingga 10 Warung, Harga Tembus Rp30 Ribu

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:00 WIB

Warga Kasepuhan Ciptamulya Bangkit Usai Kebakaran, Pemkab Sukabumi Percepat Pemulihan

Berita Terbaru