Jabar Siap Bangun PSEL Juni 2026, Sampah Diolah Jadi Listrik di Bogor dan Bekasi

Rabu, 22 April 2026 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jakarta, Selasa (21/4/2026). Proyek ini ditargetkan mulai dibangun pada Juni 2026 untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik. Foto: Humas Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menandatangani perjanjian kerja sama pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Jakarta, Selasa (21/4/2026). Proyek ini ditargetkan mulai dibangun pada Juni 2026 untuk mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi listrik. Foto: Humas Jabar

Jakarta, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai langkah besar dalam pengelolaan sampah berbasis energi dengan penandatanganan kerja sama pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk wilayah Bogor Raya dan Bekasi.

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) PSEL PT Weiming Nusantara Bogor New Energi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Pada kesempatan yang sama, turut dilakukan penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Kota Bekasi dengan PT Wangneng Bekasi Environment Nusantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: KDM Hadiri Nikah Massal di Depok, Pesan Tegas: Jangan Berutang Demi Resepsi

Hadir dalam acara tersebut Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir, serta perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup, PLN, Pelindo, dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Target Mulai Dibangun Juni 2026

Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebutkan, pembangunan PSEL ini merupakan langkah awal kerja sama pengelolaan sampah terpadu yang menghasilkan energi listrik.

“Tiga kerja sama hari ini, dua di Jawa Barat yakni Bekasi dan Bogor Raya, serta satu di Bali. Presiden meminta agar dalam waktu tidak lebih dari tujuh minggu pembangunan sudah dimulai,” ujarnya.

Ia menambahkan, hingga tahun 2029 ditargetkan akan dibangun 32 titik PSEL di berbagai wilayah Indonesia dengan kapasitas pengolahan minimal 100 ton sampah per hari, bahkan beberapa lokasi mampu mencapai 500 hingga 700 ton per hari.

Baca juga: Pemprov Jabar Pastikan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Berlaku

Jabar Siap Kawal Proyek

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menegaskan komitmennya untuk mengawal percepatan pembangunan proyek tersebut di wilayah Jawa Barat.

“Sekarang sudah ditandatangani untuk Bekasi, Kota dan Kabupaten Bogor. Semoga segera selesai dan bisa beroperasi secepatnya. Sampah teratasi, listrik dinikmati,” ujarnya.

KDM menilai, pembangunan PSEL menjadi solusi strategis dalam mengatasi persoalan sampah sekaligus memberikan nilai tambah berupa energi listrik.

Baca juga: Perangi Banjir, Dedi Mulyadi Dorong Penambahan Danau hingga PLTSa di Kabupaten Bandung

Antisipasi Darurat Sampah

Menko Pangan juga mengingatkan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah, mengingat sejumlah daerah saat ini telah berada dalam kondisi darurat sampah.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak ingin kejadian serupa seperti longsor sampah di Bantar Gebang terulang kembali.

Selain Jawa Barat, kerja sama serupa juga dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Bali dengan PT Weiming Nusantara Bali New Energi.

Sementara itu, Danantara Indonesia menargetkan proses pembangunan PSEL sudah dapat dimulai paling lambat Juni 2026.***(Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM Hadiri Nikah Massal di Depok, Pesan Tegas: Jangan Berutang Demi Resepsi
Perangi Banjir, Dedi Mulyadi Dorong Penambahan Danau hingga PLTSa di Kabupaten Bandung
Viral Siswa Ejek Guru, Gubernur Jabar Minta Hukuman Diganti Kerja Sosial
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Bandung dan Sejumlah Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Sepanjang Hari
Judul: Pemprov Jabar Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dalam RKPD 2027
Heboh! Aplikasi Nyari Gawe Banjir 518 Ribu Lamaran, Warga Jawa Barat Serbu Lowongan Kerja
Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga
Kunjungan Kapolda Jabar Perkuat Sinergi dengan Pesantren di Majalengka

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 10:14 WIB

Jabar Siap Bangun PSEL Juni 2026, Sampah Diolah Jadi Listrik di Bogor dan Bekasi

Rabu, 22 April 2026 - 10:08 WIB

KDM Hadiri Nikah Massal di Depok, Pesan Tegas: Jangan Berutang Demi Resepsi

Selasa, 21 April 2026 - 17:34 WIB

Perangi Banjir, Dedi Mulyadi Dorong Penambahan Danau hingga PLTSa di Kabupaten Bandung

Minggu, 19 April 2026 - 09:39 WIB

Viral Siswa Ejek Guru, Gubernur Jabar Minta Hukuman Diganti Kerja Sosial

Sabtu, 18 April 2026 - 08:42 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Bandung dan Sejumlah Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Sepanjang Hari

Berita Terbaru