KOTA BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Dedi Mulyadi turun langsung menyaksikan pembayaran gaji karyawan Kebun Binatang Bandung yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah ini dilakukan setelah para karyawan belum menerima upah selama dua bulan dari Yayasan Margasatwa Tamansari.
Di hadapan para karyawan, Dedi Mulyadi mengakui sempat berjanji membayar satu bulan gaji. Namun, ia memutuskan langsung melunasi dua bulan upah sekaligus. Ia menyampaikan permohonan maaf karena tidak menepati janji awal, lalu memastikan seluruh pembayaran dilakukan secara tunai.
Sebelumnya, pihak yayasan hanya membayarkan gaji karyawan hingga Januari 2026. Kondisi tersebut membuat para pegawai menunggu kepastian penghasilan mereka selama dua bulan terakhir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Sementara Tim Penanganan Kebun Binatang Bandung, Rohman Suryawan, menyambut positif langkah cepat pemerintah provinsi. Ia menilai bantuan tersebut tidak hanya menyasar gaji karyawan, tetapi juga mencakup perbaikan kandang, pengadaan pakan satwa, dan kebutuhan operasional.
Rohman berharap intervensi Pemprov Jabar mampu memperkuat langkah Pemerintah Kota Bandung dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang membelit kebun binatang tersebut. Ia menilai kolaborasi antar pemerintah sangat penting agar pengelolaan kebun binatang bisa kembali stabil.
Sejumlah karyawan pun langsung menyampaikan apresiasi. Aep Saepudin (51), perawat orang utan dan primata kecil, memuji gerak cepat Dedi Mulyadi yang dinilainya bertindak tanpa bertele-tele.
Hal serupa disampaikan Sapariah (54), karyawan bagian nutrisi yang telah bekerja selama 32 tahun. Ia mengaku terkejut sekaligus bersyukur karena menerima dua bulan gaji secara tunai. Menurutnya, Dedi Mulyadi membuktikan janjinya dengan tindakan nyata.
Sapariah juga mengaku bangga karena bisa bertemu langsung dengan gubernur yang sebelumnya hanya ia lihat melalui kanal YouTube. Ia merasa bahagia bisa berfoto dan berbincang secara langsung.
Para karyawan kini berharap Kebun Binatang Bandung segera beroperasi normal kembali tanpa konflik berkepanjangan. Mereka berharap siapa pun pengelolanya nanti dapat mengangkat kembali para karyawan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.
















