Video Nenek Naik Tangga Curam di Stasiun Rancaekek Viral, Begini Respons BTP Bandung

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Stasiun Rancaekek (Foto Oleh A2613 - Karya sendiri, CC BY-SA 4.0, -Wikipedia)

Ilustrasi Stasiun Rancaekek (Foto Oleh A2613 - Karya sendiri, CC BY-SA 4.0, -Wikipedia)

Kabar Pajajaran – Fasilitas akses bagi penumpang di Stasiun Rancaekek menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang nenek kesulitan menaiki tangga curam di area stasiun tersebut.

Video yang diunggah oleh pengguna TikTok dengan akun purnama_suherman itu memperlihatkan kondisi eskalator yang tidak berfungsi, sehingga penumpang—terutama lansia—terpaksa menggunakan tangga manual untuk naik ke area peron. Tayangan tersebut memicu berbagai komentar warganet yang mempertanyakan kelayakan fasilitas bagi penumpang di stasiun tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung yang berada di bawah Direktorat Jenderal Perkeretaapian akhirnya memberikan penjelasan resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak BTP Bandung menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat tidak berfungsinya fasilitas lift dan eskalator di stasiun tersebut.

Menurut BTP Bandung, pihaknya telah melakukan inventarisasi terhadap kerusakan fasilitas yang ada di stasiun tersebut sebagai langkah awal sebelum dilakukan perbaikan.

“Kami telah melakukan inventarisasi kerusakan yang terjadi di Stasiun Rancaekek dan perbaikan akan segera kami lakukan secara bertahap pada Triwulan I Tahun 2026 ini,” kata BTP Bandung dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Perbaikan tersebut ditargetkan rampung sehingga fasilitas dapat kembali digunakan oleh penumpang menjelang masa angkutan Lebaran 2026 atau 1447 Hijriah.

Selain itu, proses perbaikan juga akan dilakukan dengan mengacu pada standar pelayanan yang berlaku di sektor perkeretaapian agar fasilitas dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh penumpang, termasuk lansia dan penyandang disabilitas.

Sebagai informasi, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung merupakan unit pelaksana teknis yang memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan, keandalan, serta kelayakan infrastruktur perkeretaapian di wilayah Jawa Barat.

Kasus di Stasiun Rancaekek ini sekaligus kembali mengingatkan pentingnya keberadaan fasilitas akses yang ramah bagi semua penumpang, terutama kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas. *** (Chokie)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil
PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH
KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Berita Terbaru