Trump Sebut Sudah Kantongi 3 Nama Pengganti Khamenei, Siapa yang Akan Pimpin Iran?

Senin, 2 Maret 2026 - 12:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden AS Donald Trump (Whitehouse.gov)

Presiden AS Donald Trump (Whitehouse.gov)

Washington, Kabar Pajajaran – Situasi politik Iran memasuki fase krusial menyusul wafatnya Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Di tengah dinamika tersebut, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dirinya telah mengantongi tiga nama yang dinilai cocok memimpin Iran.

Dalam wawancara dengan The New York Times seperti dilansir Gulf News, Senin (2/3/2026), mengisyaratkan soal “opsi kepemimpinan” untuk Iran, Trump menyebut memiliki “tiga pilihan yang sangat bagus” untuk memimpin Iran. Namun, ia menolak mengungkap identitas nama-nama tersebut ke publik. “Saya tidak akan mengungkapkannya sekarang. Mari kita selesaikan pekerjaan ini dulu,” ujarnya.

Pernyataan Eksternal vs Proses Internal Iran

Terlepas dari pernyataan Washington, sistem politik Iran memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan suksesi kepemimpinan tertinggi. Berdasarkan konstitusi Iran, pengganti Pemimpin Tertinggi dipilih oleh Majelis Pakar, sebuah badan beranggotakan 88 ulama senior yang dipilih melalui pemilu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Otoritas Iran telah mengonfirmasi wafatnya Khamenei dan menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari. Sementara itu, proses internal untuk menentukan penerusnya diperkirakan tengah berjalan.

Sejumlah Nama Muncul

Beberapa figur disebut-sebut berpotensi menjadi kandidat, di antaranya:

  • Mojtaba Khamenei, putra kedua Khamenei
  • Alireza Arafi, ulama senior yang dikenal dekat dengan lingkaran kepemimpinan
  • Mohammad Mehdi Mirbagheri, anggota Majelis Pakar
  • Hassan Khomeini, cucu pendiri Republik Islam
  • Hashem Hosseini Bushehri, ulama senior dan anggota Majelis Pakar

Selain itu, nama Ayatollah Ruhollah Khomeini kembali menjadi rujukan historis mengingat warisan politik dan ideologinya yang masih kuat dalam struktur negara Iran.

Dimensi Geopolitik

Pernyataan Presiden AS mengenai “opsi kepemimpinan” mencerminkan dimensi geopolitik yang lebih luas, terutama di tengah eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Namun secara formal, penentuan pemimpin tertinggi Iran tetap menjadi kewenangan lembaga internal negara tersebut.

Para pengamat menilai, arah kebijakan Iran ke depan sangat bergantung pada figur yang terpilih. Apakah akan mempertahankan garis keras seperti sebelumnya, atau membuka ruang pendekatan yang berbeda terhadap Barat, masih menjadi tanda tanya.

Untuk saat ini, perhatian dunia tertuju pada proses suksesi di Teheran—yang bukan hanya berdampak domestik, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan dan hubungan internasional secara lebih luas. ***Anton

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Perekrutan Tentara Rusia Tak Pandang Usia, WNI Cukup Lolos Tes Kesehatan
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Malaysia Desak Aturan Tegas untuk Perusahaan Terkait Kabut Asap dari Indonesia
Singapura Siap Bantu Indonesia Padamkan Karhutla, Kabut Asap Masih Ganggu Kualitas Udara

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

Perekrutan Tentara Rusia Tak Pandang Usia, WNI Cukup Lolos Tes Kesehatan

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar

Berita Terbaru