Keseringan Tidur Saat Puasa Ramadan? Ini 7 Dampak yang Perlu Diwaspadai

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Tidur (Freepik)

Ilustrasi Tidur (Freepik)

Kabar Pajajaran – Selama Ramadhan, pola tidur masyarakat kerap berubah. Waktu istirahat malam terpotong karena sahur, sementara aktivitas siang hari tetap berjalan. Tak sedikit orang memilih mengganti rasa lelah dengan tidur lebih lama di siang hari.

Padahal, menurut pakar kesehatan tidur, kebiasaan ini tidak selalu berdampak baik.

“Tubuh memiliki ritme sirkadian atau jam biologis yang mengatur siklus tidur dan bangun. Jika pola ini berubah drastis, kualitas tidur bisa terganggu,” ujar Ade Rai dalam sejumlah kesempatan mengedukasi publik soal pola hidup sehat. Ia menekankan pentingnya konsistensi jadwal istirahat meski sedang berpuasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan itu, sleep educator dari National Sleep Foundation menyebutkan, orang dewasa idealnya tidur 7–9 jam per malam. Tidur siang boleh saja, tetapi disarankan hanya 20–30 menit agar tidak mengganggu tidur malam.

Berikut sejumlah dampak keseringan tidur saat puasa:

1. Gangguan Ritme Sirkadian

Tidur siang lebih dari 1–2 jam bisa membuat tubuh sulit terlelap pada malam hari. Siklus tidur menjadi tidak teratur dan rasa kantuk berulang keesokan harinya.

2. Kualitas Tidur Malam Menurun

Tidur siang terlalu lama mengurangi sleep pressure atau dorongan alami untuk tidur malam. Akibatnya, tidur menjadi dangkal dan kurang memulihkan energi.

3. Kebugaran Fisik Menurun

Keseringan tidur membuat aktivitas fisik berkurang. Padahal, gerakan ringan seperti berjalan santai membantu menjaga metabolisme tetap stabil selama puasa.

4. Risiko Gangguan Metabolik

Sejumlah studi observasional mengaitkan durasi tidur berlebihan (lebih dari 9–10 jam per hari) dengan peningkatan risiko gangguan metabolik. Meski belum tentu bersifat sebab-akibat, pola tidur ekstrem tidak dianjurkan.

5. Sakit Kepala dan Sleep Inertia

Bangun dari tidur panjang bisa memicu sakit kepala dan kondisi sleep inertia—rasa linglung dan sulit fokus selama 30–60 menit.

6. Penurunan Mood

Durasi tidur yang terlalu panjang juga dikaitkan dengan perubahan suasana hati. Selama Ramadan, berkurangnya aktivitas sosial dan spiritual karena terlalu banyak tidur bisa memengaruhi motivasi.

7. Mengganggu Pola Makan dan Hidrasi

Tidur berlebihan dapat membuat waktu sahur atau berbuka menjadi terburu-buru, sehingga asupan cairan dan nutrisi tidak optimal.

Tips Agar Tetap Bugar Saat Puasa

Agar energi tetap stabil selama Ramadan, para ahli menyarankan:

  • Pastikan tidur malam tetap 6–8 jam meski terbagi.
  • Batasi tidur siang maksimal 20–30 menit.
  • Tetap lakukan aktivitas fisik ringan menjelang berbuka.
  • Jaga hidrasi yang cukup saat berbuka hingga sahur.

Tidur memang penting, tetapi kuncinya adalah keseimbangan. Pola istirahat yang konsisten akan membantu tubuh tetap bugar dan fokus selama menjalani ibadah puasa. ***Anton

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
Dr. dr. Tauhid Nur Azhar Jelaskan Tinjauan Neuropsikologi di Balik Kasus Penyekapan dan Penyiksaan
Psikopat Ramai Dikaitkan dengan Kasus Taufik Hidayat, Pakar Minta Publik Tak Asal Memberi Label
Dokter Ungkap Alasan Generasi Muda Mudah Stres Saat Mulai Bekerja
Air Putih atau Air Lemon? Simak Pilihan Terbaik untuk Menjaga Hidrasi Tubuh
Kemarau Lebih Kering dan Panjang, Dinkes Jabar Mengingatkan Warga Waspadai Diare hingga ISPA
Cegah Stunting Kognitif, Pakar Soroti Peran Nutrigenomik dan Pangan Lokal dalam Perkembangan Otak Anak
Sering Lemas Meski Sudah Istirahat? Waspadai Gejala Diabetes

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:45 WIB

Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT

Minggu, 28 Juni 2026 - 12:44 WIB

Dr. dr. Tauhid Nur Azhar Jelaskan Tinjauan Neuropsikologi di Balik Kasus Penyekapan dan Penyiksaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:00 WIB

Psikopat Ramai Dikaitkan dengan Kasus Taufik Hidayat, Pakar Minta Publik Tak Asal Memberi Label

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:00 WIB

Dokter Ungkap Alasan Generasi Muda Mudah Stres Saat Mulai Bekerja

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:53 WIB

Air Putih atau Air Lemon? Simak Pilihan Terbaik untuk Menjaga Hidrasi Tubuh

Berita Terbaru