Mongolia Tegaskan Hubungan dengan Rusia Sebagai Prioritas Utama Kebijakan Luar Negeri

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Duma Negara Rusia Viacheslav Volodin saat melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Mongolia Nyam-Osorin Uchral di Moskow untuk membahas penguatan sistematisasi kerja sama antar-lembaga negara. Foto: Metro TV

Ketua Duma Negara Rusia Viacheslav Volodin saat melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Parlemen Mongolia Nyam-Osorin Uchral di Moskow untuk membahas penguatan sistematisasi kerja sama antar-lembaga negara. Foto: Metro TV

Moskow, Kabar Pajajaran – Pemerintah Mongolia kembali menegaskan komitmennya dalam mempererat hubungan diplomatik dengan Federasi Rusia. Dalam pertemuan resmi di Moskow pada Selasa waktu setempat, Ketua Parlemen Mongolia (State Great Hural), Nyam-Osorin Uchral, menyatakan bahwa memperdalam hubungan persahabatan tradisional dengan Rusia merupakan prioritas utama dalam kebijakan luar negeri Mongolia.

Uchral menekankan bahwa kerja sama antar-parlemen memainkan peran krusial dan memiliki kepentingan khusus dalam memperkuat serta mengembangkan hubungan bilateral kedua negara di masa depan. Kunjungan resmi delegasi Mongolia ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 Februari mendatang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Duma Negara Rusia, Viacheslav Volodin, memberikan apresiasi tinggi terhadap hubungan yang telah terjalin. Volodin mengusulkan adanya sistematisasi kerja agar hubungan antar-parlemen menjadi lebih dinamis dan memastikan setiap pertemuan yang dilakukan mampu menghasilkan solusi konkret bagi kedua belah pihak, termasuk pada tingkat lembaga-lembaga terkait.*** (Radit)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Minyak Mentah Naik ke Level Tertinggi Enam Pekan, Konflik AS-Iran Memanas
Harga Minyak Dunia Naik 2,7 Persen, Brent Tembus 90 Dollar AS
Banjir Bandang Nepal-Tibet: 2.980 Orang Masih Hilang, 682 Jenazah Ditemukan
Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Turis Masih Hilang
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Masih Hilang
Apple PHK Lebih dari 200 Karyawan, Tim Vision Pro dan Siri Kena Imbas
Kabut Asap Karhutla Indonesia Pengaruhi Kualitas Udara Malaysia, 29 Wilayah Masuk Kategori Tidak Sehat
16 Negara yang Merayakan Kemerdekaan dan Hari Nasional pada Agustus, Indonesia 17 Agustus

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:12 WIB

Harga Minyak Mentah Naik ke Level Tertinggi Enam Pekan, Konflik AS-Iran Memanas

Selasa, 1 September 2026 - 11:00 WIB

Harga Minyak Dunia Naik 2,7 Persen, Brent Tembus 90 Dollar AS

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet: 2.980 Orang Masih Hilang, 682 Jenazah Ditemukan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 160 Orang, Ratusan Turis Masih Hilang

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Banjir Bandang Nepal Tewaskan 157 Orang, Ratusan Masih Hilang

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB