Bandung Barat, Kabar Pajajaran – Kegiatan syuting film Tygo yang dibintangi Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok membawa dampak positif bagi Kabupaten Bandung Barat (KBB). Lokasi Karst Citatah yang dipilih sebagai latar film bergenre aksi tersebut dinilai menjadi keuntungan tersendiri bagi daerah.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disparbud Kabupaten Bandung Barat, Fenny Puspadewi, menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepada KBB sebagai lokasi syuting film berskala internasional tersebut. Menurutnya, kehadiran film Tygo beserta para pemerannya menjadi sarana promosi efektif bagi pariwisata daerah.
“Alhamdulillah, kami menyambut positif kegiatan syuting di salah satu destinasi kami di wilayah barat Kabupaten Bandung Barat. Alhamdulillah Indiana Camp menjadi tempat untuk syuting kegiatan film Tygo ini,” kata Fenny.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: Polres Cimahi Ungkap 16 Kasus Narkoba, Salah Satunya Libatkan Satpam Pemkot
Ia menilai film dapat menjadi media promosi yang kuat bagi destinasi wisata. Dampaknya akan semakin besar karena film Tygo diproduksi secara internasional dan melibatkan aktor populer seperti Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok.
Fenny menjelaskan, dampak ekonomi dari kegiatan syuting tersebut sudah mulai dirasakan, khususnya oleh sektor akomodasi di sekitar lokasi. Sejumlah penginapan dimanfaatkan oleh kru dan pihak yang terlibat selama proses produksi berlangsung.
“Multiplier efeknya luar biasa, dengan adanya Tygo ini bukan hanya homestay terdekat yang terdampak, akomodasi sekitar Padalarang juga berdampak dengan adanya syuting ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, proses syuting berlangsung cukup panjang. Tim produksi bahkan telah melakukan survei lokasi sejak November 2025, yang secara tidak langsung memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan bagi wilayah KBB.
Baca juga: Pelanggaran Perlintasan Kereta Api di Bandung Turun 13,2 Persen Sepanjang 2025
“Jadi, alhamdulilah tidak hanya kru-nya yang datang, sebetulnya dari Kementerian kebudayaan juga mereka sudah melampirkan harapan dukungan dari kami di daerah untuk persetujuan penggunaan lokasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Fenny memaparkan bahwa persiapan syuting film aksi produksi Netflix tersebut telah dimulai sejak awal Januari 2026. Pihaknya kemudian memberikan rekomendasi perizinan penggunaan lokasi pada rentang 18–22 Januari 2026.
Menurutnya, pemilihan Karst Citatah dilakukan melalui berbagai pertimbangan matang, mulai dari kebutuhan visual, kesesuaian genre film, hingga kecocokan dengan naskah cerita.
“Jadi, tidak tiba-tiba memilih lokasi, mereka jauh hari sudah survei dan melakukan kurasi lokasi pembuatan film Tygo ini,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan syuting di wilayah KBB bukanlah hal baru. Selama ini, daerah tersebut kerap menjadi lokasi pembuatan sinetron, film televisi (FTV), hingga produksi film lainnya.
Baca juga: Sudewo Buka Suara Usai Ditangkap KPK, Akui Sempat Ditemui Tiga Kades
“Kami dinas sendiri berkomitmen untuk membantu mempermudah, mempercepat, mengkoordinasikan apapun terkait siapapun yang akan membuat event seperti konser dan syuting film,” tandasnya.
Komitmen tersebut, lanjut Fenny, sejalan dengan tugas bidang pemasaran pariwisata Disparbud KBB untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. Ia berharap, keberadaan film Tygo dapat mendorong pemerataan destinasi wisata di wilayah Bandung Barat.
“Kami mengharapkan di tahun ini, dengan adanya proses pembuatan film Tygo ini mudah-mudahan terjadi sebaran wisatawan tidak hanya ke wilayah utara, Lembang, Cisarua, Parongpong, tetapi juga kebagian barat,” ujarnya.
Sebagai informasi, film Tygo diproduksi dengan melibatkan aktor Korea papan atas Ma Dong-seok dan diperkuat kehadiran Lisa Blackpink. Netflix optimistis film tersebut akan meraih perhatian luas dan penonton global. *** (Nalika)
















