Tiga Lembaga Konservasi Bersaing Kelola Bandung Zoo, Farhan: Pemenang Segera Diumumkan

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan, penutupan sementara Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) dilakukan sebagai langkah menjaga ketertiban dan kejelasan pengelolaan aset daerah. (Pemprov Jabar)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan, penutupan sementara Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) dilakukan sebagai langkah menjaga ketertiban dan kejelasan pengelolaan aset daerah. (Pemprov Jabar)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Kota Bandung mempercepat proses penentuan pengelola baru Bandung Zoo atau Kebun Binatang Bandung. Tiga lembaga konservasi kini bersaing dalam tahap akhir lelang pengelolaan setelah menyelesaikan sebagian besar persyaratan administrasi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut tiga peserta lelang tersebut yakni Gembira Loka Yogyakarta, Faunaland Jakarta, dan Taman Safari.

Farhan mengatakan Pemkot Bandung bersama Kementerian Kehutanan terus mematangkan proses evaluasi sebelum menetapkan pemenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Insya Allah akan segera diumumkan pemenangnya. Saya sudah selesai melakukan diskusi dengan Kementerian Kehutanan,” kata Farhan saat ditemui di Masjid Al-Ukhuwwah, Kota Bandung, Rabu (27/5/2026).

Kementerian Kehutanan Sudah Lakukan Penilaian

Farhan menjelaskan Kementerian Kehutanan telah menilai kemampuan dan kelayakan ketiga lembaga konservasi tersebut. Hasil penilaian itu menjadi dasar utama dalam menentukan pengelola baru Bandung Zoo.

Ia menargetkan pengumuman pemenang berlangsung pada awal hingga pertengahan Juni 2026.

“Yang sudah mengajukan itu nanti finalnya Insya Allah antara tanggal 5 sampai tanggal 12 segera diumumkan,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Bandung juga menunggu informasi resmi dari Kementerian Kehutanan terkait izin konservasi bagi lembaga yang memenangkan lelang.

Jadwal Lelang Pengelolaan Bandung Zoo

Pemkot Bandung telah menyusun tahapan lelang ulang pengelolaan Bandung Zoo. Proses tersebut dimulai pada 26 Mei 2026 dan berlanjut dengan penjelasan tender pada 3 Juni 2026.

Panitia kemudian membuka pemasukan dokumen penawaran pada 4 Juni 2026 sebelum melaksanakan tender pada 8 Juni 2026.

Selanjutnya, panitia menetapkan mitra pengelola pada 9 Juni 2026 dan melanjutkan penandatanganan kerja sama pada 12 Juni 2026.

Farhan menegaskan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan agar proses pengelolaan Bandung Zoo berlangsung transparan dan profesional.

Lelang Sempat Diulang karena Kendala Administrasi

Sebelumnya, Pemkot Bandung memutuskan mengulang proses lelang setelah menemukan kendala administrasi dan belum tercapainya kesepakatan antara peserta dengan panitia seleksi.

Farhan mengatakan panitia kemudian membuka kembali proses negosiasi untuk memperbaiki dokumen lelang.

“Untuk tiga lembaga konservasi kemarin sudah dibuka, kemudian dilakukan negosiasi ulang. Negosiasi ulangnya berarti untuk mengubah dokumen lelang,” katanya.

Ia menegaskan perubahan dokumen tidak bisa dilakukan secara langsung. Karena itu, Pemkot Bandung memilih menjalankan mekanisme lelang ulang sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).

Pemkot Bandung Ingin Bandung Zoo Lebih Modern

Pemkot Bandung berharap pengelola baru mampu meningkatkan kualitas konservasi satwa sekaligus memperbaiki fasilitas dan tata kelola Bandung Zoo.

Selain memperkuat fungsi konservasi, pemerintah juga ingin Bandung Zoo berkembang menjadi destinasi edukasi dan wisata modern yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan. ***(chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil
PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH
KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:00 WIB

PPPK Bandung Barat Kembali Disorot, Diduga Main Padel Saat WFH

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Berita Terbaru