Persib Kena Sanksi FIFA, Manajemen Ungkap Penyebab dan Pastikan Tim Tetap Fokus

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Pemain Persib Bandung merayakan gelar juara Super League 2025/2026. (Foto: Persib Bandung)

Momen Pemain Persib Bandung merayakan gelar juara Super League 2025/2026. (Foto: Persib Bandung)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – FIFA menjatuhkan sanksi kepada Persib Bandung berupa larangan mendaftarkan pemain baru mulai 29 Mei 2026. Keputusan tersebut langsung mengundang perhatian publik sepak bola Indonesia, terutama bobotoh yang tengah menantikan aktivitas transfer Maung Bandung menjelang musim baru.

FIFA belum menetapkan batas waktu berakhirnya sanksi tersebut. Karena itu, banyak pendukung Persib mempertanyakan penyebab dan dampaknya terhadap persiapan tim.

Sengketa Daisuke Sato Jadi Pemicu

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa FIFA menjatuhkan sanksi akibat persoalan terminasi kontrak mantan pemain asing Persib, Daisuke Sato, pada 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adhitia menegaskan bahwa kasus tersebut hanya berkaitan dengan penyelesaian administrasi kontrak. Ia memastikan persoalan itu tidak berhubungan dengan tunggakan gaji ataupun hak-hak pemain yang belum dipenuhi klub.

Menurutnya, Persib selalu menjalankan kewajiban kontraktual sesuai aturan yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib senantiasa memenuhi kewajiban kontraktual dan menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Adhitia dalam keterangan resmi, Sabtu (30/5/2026).

Persib Bergerak Cepat Selesaikan Kewajiban

Manajemen Persib saat ini langsung menindaklanjuti keputusan FIFA. Klub fokus menyelesaikan kewajiban yang menjadi dasar munculnya sanksi tersebut.

Adhitia mengatakan, setelah Persib menyelesaikan seluruh kewajiban, manajemen akan mengajukan peninjauan kepada FIFA agar lembaga tersebut mencabut sanksi sesuai prosedur yang berlaku.

“Setelah kami menyelesaikan kewajiban tersebut, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme FIFA agar status itu dapat ditinjau dan dicabut,” katanya.

Langkah tersebut menjadi prioritas utama manajemen agar Persib kembali memiliki keleluasaan dalam menyusun skuad untuk kompetisi mendatang.

Kondisi Tim Tetap Kondusif

Di tengah persoalan tersebut, Persib memastikan seluruh aktivitas klub tetap berjalan normal. Persiapan tim, program latihan, serta agenda strategis lainnya terus berlangsung sesuai rencana.

Adhitia menilai sengketa administratif merupakan bagian dari dinamika yang sering muncul dalam sepak bola profesional dunia. Karena itu, Persib memilih fokus menyelesaikan persoalan secara profesional dan bertanggung jawab.

Ia menegaskan bahwa klub menunjukkan itikad baik untuk menuntaskan masalah tersebut secepat mungkin.

Persib Jaga Kepercayaan Bobotoh

Persib juga memilih membuka informasi kepada publik karena tingginya perhatian bobotoh terhadap perkembangan klub. Manajemen ingin seluruh pendukung memahami konteks persoalan secara utuh sehingga tidak muncul kesalahpahaman.

Adhitia menegaskan bahwa keterbukaan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi fondasi penting dalam pengelolaan klub profesional.

Di akhir pernyataannya, ia mengapresiasi dukungan yang terus diberikan bobotoh. Manajemen berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut sambil tetap menjaga profesionalisme dan fokus mengembangkan klub.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang terus diberikan kepada Persib. Kami akan menyelesaikan proses ini dengan penuh tanggung jawab serta terus memberikan yang terbaik bagi bobotoh dan sepak bola Indonesia,” pungkasnya. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi
Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan
Persib Evaluasi Internal Usai Kena Sanksi FIFA, Umuh Muchtar Soroti Kelalaian Manajemen
Reaktivasi Bandara Husein Diprediksi Perkuat Arus Wisatawan Mancanegara ke Bandung
Marc Klok dan Eliano Reijnders Dicoret Timnas Indonesia, Persib Justru Dapat Kabar Positif Jelang Musim Baru
Viral! Pria Ngaku Demon Palak Pengendara Pelat B di Dago Atas, Polisi Langsung Tangkap
Diduga Kehabisan Tenaga, Dua Pelajar SMP Tenggelam di Sungai Citarum Lama
Api Muncul di Permukiman Gumuruh Bandung, Warga Panik Petugas Bergerak Cepat

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:37 WIB

KDM Serahkan Kadeudeuh Rp1 Miliar untuk Persib, Bonus Juara dari Hasil Penjualan Sapi Pribadi

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:00 WIB

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:58 WIB

Persib Evaluasi Internal Usai Kena Sanksi FIFA, Umuh Muchtar Soroti Kelalaian Manajemen

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:05 WIB

Reaktivasi Bandara Husein Diprediksi Perkuat Arus Wisatawan Mancanegara ke Bandung

Senin, 1 Juni 2026 - 18:50 WIB

Marc Klok dan Eliano Reijnders Dicoret Timnas Indonesia, Persib Justru Dapat Kabar Positif Jelang Musim Baru

Berita Terbaru

Komisi IV DPRD Kabupaten Majalengka berkomitmen mengawal kebutuhan anggaran cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara Forum Koordinator Cabor Kabupaten Majalengka dengan DPRD Majalengka di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (3/6/2026).

Olahraga

Forum Cabor Mengadu ke DPRD, Anggaran Porprov Jadi Sorotan

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:00 WIB