Viral! Pria Ngaku Demon Palak Pengendara Pelat B di Dago Atas, Polisi Langsung Tangkap

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku pemalakan di Dago Bandung ditangkap polisi. (Dok. Merdeka.com)

Pelaku pemalakan di Dago Bandung ditangkap polisi. (Dok. Merdeka.com)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Aksi pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor B di kawasan Dago Atas, Kota Bandung, Jawa Barat, memicu kecaman publik setelah videonya viral di media sosial. Seorang pria yang mengaku bernama Demon meminta uang kepada pengendara dan mengancam akan merusak kendaraan jika permintaannya tidak dipenuhi.

Polisi yang menerima informasi dari video tersebut langsung bergerak melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku Hadang Pengendara di Dago Atas

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 23 Mei 2026, tidak lama setelah masyarakat merayakan keberhasilan Persib Bandung menjuarai Super League 2025/2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rekaman yang beredar luas, pelaku tampil tanpa mengenakan baju dan hanya mengalungkan syal di lehernya. Ia menghampiri sebuah mobil berpelat nomor B lalu menanyakan asal daerah pengendara.

Setelah mengetahui korban berasal dari luar Bandung, pelaku mulai meminta sejumlah uang. Ia berdalih uang tersebut diperlukan agar perjalanan korban tetap aman.

Pelaku bahkan beberapa kali mengeluarkan ancaman. Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak lain dan menyebut kendaraan korban bisa mengalami gangguan jika tidak memberikan uang.

Minta Uang dengan Nominal Bebas

Dalam video yang sama, pelaku tidak menentukan jumlah uang yang harus diberikan korban. Ia justru membebaskan korban menentukan nominalnya.

Meski demikian, cara pelaku berbicara dan ancaman yang dilontarkan membuat aksinya dinilai sebagai bentuk pemalakan yang meresahkan masyarakat.

Video tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan memicu reaksi dari warganet. Banyak pihak meminta aparat kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku.

Polisi Bergerak Cepat Setelah Video Viral

Jajaran Polsek Coblong segera menindaklanjuti laporan dan informasi yang beredar di media sosial. Tim kepolisian melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku.

Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson memastikan petugas telah mengamankan pria yang muncul dalam video tersebut.

Dokumentasi yang beredar menunjukkan pelaku memasuki ruang pemeriksaan dengan pengawalan petugas. Dalam foto lain, pelaku tampak duduk di hadapan penyidik sambil menjalani pemeriksaan.

Selain memeriksa pelaku, polisi juga mengumpulkan sejumlah keterangan guna mengungkap kronologi lengkap dan motif di balik aksi tersebut.

Polisi Ungkap Dugaan Motif Pelaku

Hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan bahwa pelaku melakukan aksinya saat berada di bawah pengaruh minuman keras.

Menurut keterangan polisi, pelaku bersama sejumlah rekannya mengonsumsi minuman keras saat mengikuti euforia perayaan gelar juara Persib Bandung.

Kompol Riki Erickson menjelaskan kelompok tersebut diduga membutuhkan tambahan uang untuk membeli minuman sehingga pelaku nekat meminta uang kepada pengguna jalan yang melintas.

Polisi juga menduga pelaku merupakan oknum suporter yang ikut meramaikan perayaan kemenangan Persib Bandung.

Kasus Jadi Sorotan Publik

Viralnya video pemalakan di Dago Atas membuat kasus ini menjadi perhatian masyarakat. Banyak warganet menilai tindakan tersebut mencoreng suasana perayaan yang seharusnya berlangsung tertib dan aman.

Saat ini polisi masih melanjutkan pemeriksaan terhadap pelaku untuk mendalami seluruh aspek kasus, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran
Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029
WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor
Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan
Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru
Pemkot Bandung Wajibkan Warga Pilah Sampah Sebelum TPPAS Legok Nangka Beroperasi
Dedi Mulyadi Restrukturisasi BUMD Jabar, Perusahaan Tak Produktif Terancam Ditutup
Dedi Mulyadi Tegur Wali Kota Cimahi soal Maraknya Tramadol, Minta Segera Ditindak

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

KAI Daop 2 Bandung Kembalikan Operasional Kereta Normal Usai Gempa Pangandaran

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Pemkot Bandung Siapkan 100 Truk Sampah untuk Operasional TPPAS Legok Nangka pada 2029

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:01 WIB

WFH ASN Jawa Barat Berlanjut, Dedi Mulyadi Utamakan Hasil Kerja Dibanding Kehadiran di Kantor

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Jawa Barat Catat PHK Tertinggi di Indonesia, Buruh Garmen Cimahi Jadi Korban Terbaru

Berita Terbaru