Bencana Hidrometeorologi Terjang Bandung Raya, Longsor hingga Banjir Terjadi di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau lokasi longsor yang menerjang Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, menimbun 30 rumah dan menyebabkan delapan tewas dan 82 lainya masih dalam pencarian. Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meninjau lokasi longsor yang menerjang Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, menimbun 30 rumah dan menyebabkan delapan tewas dan 82 lainya masih dalam pencarian. Foto: Dok. Istimewa

Bandung Raya, Kabar Pajajaran — Sejumlah wilayah di Bandung Raya dilanda bencana hidrometeorologi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut sejak Jumat (23/1/2026) sore. Peristiwa ini memicu berbagai kejadian, mulai dari pohon tumbang, tanah longsor, hingga banjir yang berdampak pada permukiman warga dan akses transportasi.

Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon besar tumbang di kawasan Kota Baru Parahyangan, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Insiden tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan mengakibatkan sejumlah pengendara sepeda motor mengalami luka akibat tertimpa dahan pohon.

Peristiwa paling parah terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, tepatnya di kawasan kaki Gunung Burangrang. Sekitar pukul 18.00 WIB, tanah longsor melanda wilayah permukiman warga setelah hujan deras berlangsung selama beberapa jam tanpa henti. Material longsoran berupa tanah dan bebatuan dilaporkan menimbun puluhan rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Tiket Rp10 Ribu, Tahura Gunung Kunci Jadi Pilihan Wisata Alam Terjangkau

Berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas di lapangan, bencana longsor tersebut menyebabkan enam orang meninggal dunia, 21 orang berhasil diselamatkan, dan puluhan warga lainnya masih dalam proses pencarian. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, dan warga setempat terus melakukan upaya evakuasi serta pencarian korban dengan menggunakan peralatan manual dan alat berat secara bertahap.

Selain longsor, banjir juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik di Kota Cimahi, khususnya di kawasan Cibodas dan Nanjung, Kecamatan Cimahi Selatan. Curah hujan yang tinggi menyebabkan saluran drainase tidak mampu menampung debit air, sehingga mengakibatkan genangan di ruas jalan dan area permukiman warga. Sejumlah rumah warga terendam dengan ketinggian air bervariasi.

Konteks Cuaca Ekstrem

Berdasarkan keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Jawa Barat saat ini masih berada dalam periode musim hujan, dengan potensi peningkatan curah hujan akibat aktivitas dinamika atmosfer, seperti konvergensi angin dan kelembapan udara yang tinggi. Kondisi tersebut berpotensi memicu hujan lebat hingga sangat lebat dalam durasi yang cukup panjang.

BMKG juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti longsor, banjir, dan angin kencang, terutama di wilayah rawan bencana dan daerah dengan kondisi topografi perbukitan.

Baca juga: Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok Syuting di Bandung Barat, Disparbud: Efeknya Luar Biasa

Imbauan BPBD

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengingatkan warga yang tinggal di kawasan rawan longsor dan bantaran sungai agar tetap waspada serta segera melakukan evakuasi mandiri apabila muncul tanda-tanda bahaya, seperti retakan tanah, pergerakan lereng, atau peningkatan debit air secara tiba-tiba.

BPBD juga menyatakan bahwa posko darurat telah disiagakan untuk mendukung proses evakuasi, pendataan korban, serta penyaluran bantuan logistik bagi warga terdampak. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan lanjutan terkait jumlah korban, pengungsi, serta kerugian material akibat bencana tersebut. *** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu
Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat
Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka
Bandung Kembali Rawan Begal, Polisi Tingkatkan Patroli dan Kejar Pelaku Kejahatan Jalanan
Bandara Husein Resmi Berganti Nama, Bandung Siapkan Penerbangan ke 10 Destinasi
ASN Bandung Barat Jadi Tersangka Korupsi Hibah Rp1,5 Miliar, Pemkab Hentikan Gaji dan Nonaktifkan Jabatan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:00 WIB

BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00 WIB

DLH Jabar Temukan Indikasi Pencemaran Udara di Kawasan Tambang Citatah, Debu Lampaui Baku Mutu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polda Jabar Matangkan Pengamanan Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Persib Bandung Cari Pengganti Frans Putros, Igor Tolic: Bursa Transfer Masih Terbuka

Berita Terbaru