Cimahi Raih Peringkat Kedua Indeks Ketahanan Daerah se-Jawa Barat, Bukti Keseriusan Mitigasi Bencana

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kota Cimahi berhasil menduduki peringkat kedua di Jawa Barat dengan skor 0,78. Melalui integrasi data sosialisasi dan pemetaan jalur evakuasi yang sistematis, Cimahi kini diakui sebagai salah satu daerah dengan Indeks Risiko Bencana terkecil nomor dua di tingkat provinsi, sekaligus menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap ancaman Sesar Lembang dan bencana hidrometeorologi lainnya. Ilustrasi: Kabar Pajajaran

Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kota Cimahi berhasil menduduki peringkat kedua di Jawa Barat dengan skor 0,78. Melalui integrasi data sosialisasi dan pemetaan jalur evakuasi yang sistematis, Cimahi kini diakui sebagai salah satu daerah dengan Indeks Risiko Bencana terkecil nomor dua di tingkat provinsi, sekaligus menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam membangun ketangguhan masyarakat terhadap ancaman Sesar Lembang dan bencana hidrometeorologi lainnya. Ilustrasi: Kabar Pajajaran

Kota Cimahi, Kabar Pajajaran – Kota Cimahi menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya kesiapsiagaan bencana tingkat provinsi. Berdasarkan hasil perhitungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kota Cimahi berhasil menempati peringkat kedua di Jawa Barat untuk Indeks Ketahanan Daerah (IKD). Dengan raihan skor 0,78, Cimahi hanya terpaut tipis di bawah Kota Cirebon yang menempati posisi pertama.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menjelaskan bahwa capaian IKD ini merupakan hasil dari berbagai indikator penilaian yang komprehensif. Penilaian tersebut mencakup cakupan sosialisasi kepada masyarakat (mulai dari siswa sekolah hingga lansia), pemasangan petunjuk jalur evakuasi di instansi pemerintah dan entitas lainnya, hingga keterlibatan sektor industri atau pabrik dalam program mitigasi.

“Indikator ini dirumuskan untuk menentukan sejauh mana ketahanan sebuah daerah. Di atas kertas, skor kita sudah sangat baik, namun kami tetap berupaya meningkatkan kualitas edukasi tersebut,” ujar Fithriandy. Untuk memastikan efektivitas sosialisasi, BPBD Cimahi bahkan telah menerapkan sistem pre-test dan post-test kepada peserta sosialisasi guna mengukur kenaikan daya serap masyarakat terhadap materi kebencanaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Jadikan Ibu Rumah Tangga ‘Katalisator’, BPBD Cimahi Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Keluarga

Selain unggul dalam IKD, Kota Cimahi juga mencatatkan performa positif dalam Indeks Risiko Bencana (IRB). Dalam kategori ini, Cimahi menempati urutan nomor dua dengan risiko bencana paling kecil di Jawa Barat. Meskipun memiliki risiko yang rendah secara indeks, BPBD menegaskan tidak akan terlena dengan angka-angka tersebut.

Fithriandy mengingatkan bahwa letak geografis Cimahi yang berada dalam kawasan aglomerasi Bandung Raya tetap menyimpan ancaman besar, terutama dari potensi Sesar Lembang. “Walaupun skor risiko kita kecil, kami tetap menjaga kesiapsiagaan nomor satu. Kami tidak boleh bosan melakukan edukasi karena generasi terus berputar dan tantangan bencana di masa depan tetap nyata,” tegasnya.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya
Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:59 WIB

Panglima TNI Ungkap Alasan Kerahkan 20.980 Personel ke Jakarta, Ini Penjelasannya

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Berita Terbaru