Kecelakaan Beruntun di Ciwidey, Truk Batu Bara Mundur Akibat Patah As Tabrak Lima Kendaraan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam unit kendaraan terjadi di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, Kampung Sinapeul, Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026) pagi.(Dokumen Satlantas Polresta Bandung)

Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam unit kendaraan terjadi di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, Kampung Sinapeul, Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026) pagi.(Dokumen Satlantas Polresta Bandung)

CIWIDEY, KABAR PAJAJARAN – Kecelakaan beruntun melibatkan enam kendaraan terjadi di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, Kampung Sinapeul, Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Kamis (6/8/2026) pagi. Sebuah truk pengangkut batu bara mengalami patah as saat melintasi tanjakan sehingga kendaraan tersebut mundur tanpa kendali dan menghantam lima kendaraan lain.

Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 06.30 WIB. Benturan juga merusak kanopi salah satu rumah warga yang berada di tepi jalan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Polisi Pastikan Enam Kendaraan Terlibat

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandung, Iptu Lilim, membenarkan kecelakaan tersebut. Menurutnya, petugas menerima laporan sekitar pukul 07.30 WIB dan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul, kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB di wilayah Rancabali. Kami menerima laporan pukul 07.30 WIB dan petugas langsung meluncur ke lokasi,” ujar Lilim, Kamis.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan melibatkan satu unit truk, tiga mobil, dan dua sepeda motor.

Truk Mengalami Patah As Saat Menanjak

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi D 9667 DB melaju dari arah Ciwidey menuju Rancabali sambil membawa muatan batu bara untuk kebutuhan pabrik teh di kawasan perkebunan.

Saat memasuki jalan menanjak, truk mengalami patah as. Kerusakan itu membuat kendaraan kehilangan kemampuan menanjak sehingga bergerak mundur.

Akibatnya, sopir tidak dapat mengendalikan laju truk yang terus meluncur ke belakang.

Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam unit kendaraan terjadi di Jalan Raya Ciwidey-Rancabali, Kampung Sinapeul, Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (6/8/2026) pagi.(Dokumen Satlantas Polresta Bandung)

Lima Kendaraan Tertabrak

Truk pertama kali menghantam Toyota Kijang Krista bernomor polisi D 1543 LB yang datang dari arah berlawanan.

Setelah itu, truk terus bergerak mundur dan menabrak kendaraan lain yang melaju searah menuju Rancabali. Kendaraan yang terdampak meliputi Mitsubishi Xpander, Honda Astrea, Honda Revo, dan Daihatsu Ayla.

Laju truk akhirnya berhenti setelah menghantam area dekat permukiman warga. Benturan tersebut turut merusak kanopi sebuah rumah. Meski demikian, kerusakan bangunan hanya terjadi pada bagian ringan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Meski kecelakaan melibatkan enam kendaraan, polisi memastikan seluruh pengemudi dan penumpang selamat.

“Akibat kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Seluruh kendaraan hanya mengalami kerusakan material,” kata Lilim.

Kerusakan terbesar terjadi pada kendaraan yang berada tepat di belakang truk saat kendaraan itu mundur di tanjakan.

Polisi Evakuasi Kendaraan dan Selidiki Penyebab

Petugas Satlantas Polresta Bandung segera mengevakuasi seluruh kendaraan yang terlibat agar arus lalu lintas di jalur wisata Ciwidey-Rancabali kembali normal.

Sementara itu, Unit Gakkum Satlantas Polresta Bandung masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga mendalami kondisi teknis truk yang mengalami patah as sebelum insiden terjadi.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi pengemudi kendaraan berat untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima, terutama saat melintasi jalur menanjak di kawasan wisata Ciwidey yang memiliki kontur jalan cukup menantang. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miras Diduga Picu Pengeroyokan Kapolsek dan Danramil Cicalengka Saat Karnaval HUT ke-81 RI
Sekda Jabar Bidik Pengangguran Pemuda Turun Signifikan, IPP Ditargetkan Capai 90 pada 2029
Kemarau Mulai Terasa, Volunteer Bagasi Team Kirim 7.000 Liter Air Bersih ke Warga Cicendo
Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus 2026, Ada Pesta Rakyat Mulai Pukul 10.00 WIB
20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi
Bukan Hasil Instan! TBI Team Bandung Bawa Pulang 18 Medali dari West Java Open 2026
Warga Melong Cimahi Ramai-ramai Jual Rumah, Protes Dampak Pabrik Cokelat
Mahasiswa Mabuk Tabrak Polisi hingga Tewas di Bandung, Dua Prajurit TNI Ada di Dalam Mobil

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Miras Diduga Picu Pengeroyokan Kapolsek dan Danramil Cicalengka Saat Karnaval HUT ke-81 RI

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:07 WIB

Sekda Jabar Bidik Pengangguran Pemuda Turun Signifikan, IPP Ditargetkan Capai 90 pada 2029

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Kemarau Mulai Terasa, Volunteer Bagasi Team Kirim 7.000 Liter Air Bersih ke Warga Cicendo

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Alun-alun Bandung Dibuka 17 Agustus 2026, Ada Pesta Rakyat Mulai Pukul 10.00 WIB

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:06 WIB

20.500 Narapidana di Jawa Barat Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 303 Kasus Korupsi

Berita Terbaru

Ilustrasi Kemarau

Nasional

Musim Kemarau 2026 Kapan Berakhir? Ini Prediksi BMKG

Rabu, 19 Agu 2026 - 14:00 WIB