RSHS Bandung Susun Empat Tahap Operasi YTR, Dokter Utamakan Pemulihan Fungsi Organ

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjelaskan rekonstruksi yang akan dijalani YTR. (YouTube KDM Channel)

Dokter Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menjelaskan rekonstruksi yang akan dijalani YTR. (YouTube KDM Channel)

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Tim dokter spesialis Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mulai menjalankan rangkaian operasi rekonstruksi terhadap YTR (29), korban dugaan kekerasan fisik berat. Selama sekitar satu tahun ke depan, tim medis akan memulihkan fungsi sejumlah organ tubuh yang mengalami kerusakan parah akibat penganiayaan.

Dokter menegaskan seluruh proses pengobatan mengutamakan keselamatan pasien. Tim medis tidak mengejar hasil estetika, melainkan berusaha mengembalikan fungsi tubuh agar YTR dapat menjalani aktivitas sehari-hari.

Fokus Awal Atasi Sepsis dan Perbaiki Gizi

Pada tahap pertama, tim dokter memusatkan perhatian untuk mengendalikan infeksi sepsis yang sempat mengancam nyawa YTR. Infeksi itu muncul karena luka-luka pada tubuh korban tidak memperoleh penanganan dalam waktu lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain mengatasi infeksi, dokter juga meningkatkan asupan gizi agar kondisi tubuh YTR semakin kuat sebelum menjalani operasi berikutnya.

Dokter menjelaskan sepsis merupakan infeksi yang menyebar ke aliran darah dan berpotensi memicu komplikasi serius apabila tidak segera mendapat penanganan.

Saat ini, kondisi YTR terus menunjukkan perkembangan. Nafsu makannya mulai membaik dan tubuhnya merespons terapi secara positif.

Tim Dokter Pulihkan Fungsi Mulut

Setelah kondisi tubuh lebih stabil, tim dokter akan memulai rekonstruksi tulang rahang dan mulut.

Benturan benda tumpul menyebabkan tulang rahang YTR patah sehingga korban kesulitan mengunyah dan berbicara. Untuk mengatasi masalah tersebut, dokter akan memasang implan pada bagian tulang yang rusak agar fungsi mulut kembali optimal.

Langkah itu menjadi fondasi penting sebelum tim medis melanjutkan operasi pada bagian tubuh lainnya.

Rekonstruksi Hidung Utamakan Fungsi

Memasuki bulan ketiga, dokter akan memperbaiki struktur hidung dan wajah tengah yang mengalami kerusakan.

Tim medis menegaskan operasi ini bertujuan memulihkan fungsi hidung, mulut, dan organ di sekitar wajah, bukan mengembalikan penampilan korban seperti sebelum mengalami kekerasan.

Dokter menilai kemampuan bernapas, berbicara, dan mengunyah jauh lebih penting untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Rekonstruksi Kaki Berlangsung Paling Lama

Tahap terakhir berfokus pada pemulihan kaki dan lutut yang mengalami cedera berat.

Tim dokter akan mengganti sendi lutut yang rusak sekaligus memperbaiki jaringan di bagian kaki. Proses pemulihan pada tahap ini memerlukan waktu paling lama, yakni sekitar enam bulan hingga satu tahun.

Selama masa tersebut, dokter akan memantau perkembangan korban secara berkala agar setiap tindakan berjalan sesuai target.

Pemprov Jabar Berikan Dukungan Penuh

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan dukungan penuh terhadap proses pengobatan YTR. Pemerintah telah menyalurkan dana awal sebesar Rp1 miliar untuk membantu pembiayaan perawatan.

Selain itu, Pemprov Jabar juga memastikan seluruh rumah sakit di Jawa Barat menerima korban penganiayaan dan memberikan pelayanan tanpa hambatan biaya.

Di tengah proses pemulihan yang masih panjang, YTR terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Korban kini sudah bisa meminta makanan favoritnya, menikmati tayangan televisi, dan menjalani terapi secara bertahap. Kondisi tersebut memberi harapan bahwa setiap tahapan rekonstruksi dapat berjalan dengan baik hingga proses pemulihan selesai. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru