Rupiah Tinggalkan Level Rp18.000, Pasar Sambut Positif Kebijakan BI

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Saham

Ilustrasi Saham

KABAR PAJAJARAN – Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sama-sama mencatat penguatan pada awal perdagangan Jumat (12/6/2026). Arus dana asing yang kembali masuk ke pasar keuangan domestik menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pergerakan positif kedua instrumen tersebut.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 47 poin atau 0,26 persen menjadi Rp17.941 per dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan ini membuat rupiah kembali bergerak di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS setelah sehari sebelumnya sempat tertekan hingga mendekati batas tersebut.

Bank Indonesia (BI) menilai kenaikan suku bunga acuan atau BI-Rate menjadi 5,50 persen berhasil meningkatkan minat investor terhadap aset keuangan berdenominasi rupiah. Kebijakan tersebut juga memperkuat daya tarik instrumen investasi domestik di tengah dinamika pasar global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan investor asing merespons positif bauran kebijakan yang ditempuh bank sentral. Respons tersebut terlihat dari meningkatnya aliran dana ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) maupun Surat Berharga Negara (SBN).

Menurut Ramdan, investor asing mulai meningkatkan kepemilikan SRBI setelah pelaksanaan lelang pada 10 Juni 2026. Selain itu, mereka kembali memburu SBN, terutama pada tenor pendek hingga menengah.

Masuknya modal asing tersebut memberikan sentimen positif bagi pasar keuangan nasional sekaligus memperkuat posisi rupiah terhadap dolar AS. BI mencatat tren penguatan mata uang Garuda terus berlanjut dalam beberapa hari terakhir.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar, BI memastikan akan terus mengoptimalkan berbagai instrumen kebijakan. Langkah itu mencakup intervensi melalui Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, serta transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik secara terukur dan berkelanjutan.

IHSG Melonjak di Awal Sesi

Sejalan dengan penguatan rupiah, IHSG juga membuka perdagangan dengan performa positif. Hingga pukul 09.16 WIB, indeks naik 75,67 poin atau 1,29 persen ke level 5.961,70.

IHSG bahkan sempat menyentuh level tertinggi harian di 5.994,98 atau hanya terpaut tipis dari level psikologis 6.000. Sementara itu, posisi terendah indeks berada di 5.952,85.

Penguatan indeks berlangsung merata di berbagai sektor. Data perdagangan menunjukkan sebanyak 452 saham berada di zona hijau. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan 108 saham yang melemah, sedangkan 153 saham lainnya bergerak stagnan.

Aktivitas transaksi juga berlangsung cukup aktif. Pelaku pasar memperdagangkan 4,23 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 296.421 kali. Adapun nilai transaksi yang tercatat hingga pagi hari menembus Rp2,83 triliun.

Kembalinya dana asing ke pasar keuangan Indonesia memberi optimisme baru bagi pelaku pasar. Sentimen tersebut tidak hanya memperkuat nilai tukar rupiah, tetapi juga mendorong pergerakan IHSG menuju area 6.000 yang selama ini menjadi level psikologis penting bagi investor.***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harga Emas Rontok Hari Ini, Cek Sebelum Terlambat Beli
Heboh Kabar Pertalite Tak Bisa Dibeli Bebas, Ini Penjelasan Resmi Pertamina
Pertamax dan Pertamax Green Alami Penyesuaian Harga, Ini Alasannya
Bahlil Lahadalia: MBG Program Mulia yang Harus Diperbaiki Bersama
Kurs Dolar pada 2027 Diperkirakan Segini, Simak Penjelasan Pemerintah
BMKG: Puncak Musim Kemarau 2026 Dominan Terjadi pada Agustus
Pengguna Pertamax Harus Tahu, Harga BBM Ini Mendadak Melonjak Mulai 10 Juni
Tol Getaci Siap Dilelang Ulang, Kemenkeu Turun Tangan Biayai Persiapan Proyek

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:00 WIB

Rupiah Tinggalkan Level Rp18.000, Pasar Sambut Positif Kebijakan BI

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

Harga Emas Rontok Hari Ini, Cek Sebelum Terlambat Beli

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:59 WIB

Heboh Kabar Pertalite Tak Bisa Dibeli Bebas, Ini Penjelasan Resmi Pertamina

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:00 WIB

Pertamax dan Pertamax Green Alami Penyesuaian Harga, Ini Alasannya

Kamis, 11 Juni 2026 - 08:31 WIB

Bahlil Lahadalia: MBG Program Mulia yang Harus Diperbaiki Bersama

Berita Terbaru

Harga emas di Pegadaian pada Kamis (4/6/2026) masih bergerak stabil. Seluruh produk logam mulia, mulai dari Galeri 24, Antam hingga UBS, mempertahankan harga yang sama seperti perdagangan sehari sebelumnya. (Pegadaian)

Bisnis

Harga Emas Rontok Hari Ini, Cek Sebelum Terlambat Beli

Jumat, 12 Jun 2026 - 10:00 WIB