KABAR PAJAJARAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia pada 30–31 Mei 2026.
BMKG menjelaskan sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau. Namun, beberapa daerah masih berada dalam masa peralihan musim yang memicu perubahan cuaca secara cepat.
Pada pagi hingga siang hari, langit yang relatif cerah meningkatkan pemanasan permukaan bumi. Kondisi ini membuat suhu udara di sejumlah daerah menembus 35 derajat Celsius.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Akumulasi panas tersebut kemudian mendorong pertumbuhan awan konvektif pada sore hingga malam hari. Proses ini meningkatkan peluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Curah Hujan Masih Tinggi
BMKG mencatat curah hujan tinggi di berbagai daerah dalam beberapa hari terakhir. Kalimantan Barat mencatat curah hujan tertinggi, yakni 129,5 milimeter per hari.
DKI Jakarta mencatat 102,4 milimeter per hari. Bengkulu mencapai 96,4 milimeter per hari, Maluku 88,4 milimeter per hari, dan Jawa Barat 86,9 milimeter per hari.
Hujan lebat juga terjadi di Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Tengah, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Papua Tengah, Sulawesi Utara, Jambi, Banten, Lampung, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Utara, dan Jawa Tengah.
Faktor Atmosfer Perkuat Potensi Hujan
BMKG menyebut beberapa fenomena atmosfer ikut meningkatkan peluang hujan di Indonesia. Salah satunya ialah Madden-Julian Oscillation (MJO) yang kini berada pada fase 5 atau Maritime Continent.
Selain itu, Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin juga mendukung pembentukan awan hujan. Kehadiran sirkulasi siklonik di beberapa wilayah turut memperkuat proses tersebut.
Kondisi itu membentuk daerah konvergensi atau perlambatan angin. Akibatnya, pertumbuhan awan hujan semakin intens di sejumlah wilayah.
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Pada Sabtu, 30 Mei 2026, hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
Sementara itu, BMKG memprediksi angin kencang berpotensi melanda Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada Minggu, 31 Mei 2026, potensi hujan sedang hingga lebat masih mengancam Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
BMKG juga memprakirakan angin kencang masih berpeluang terjadi di wilayah NTT.
Imbauan untuk Masyarakat
BMKG meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem. Hujan lebat dapat memicu banjir, tanah longsor, genangan, dan pohon tumbang.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi cuaca melalui kanal resmi. Warga sebaiknya menghindari aktivitas di kawasan rawan bencana saat cuaca memburuk.






