Wagub Jabar Dorong Kuliner Lokal Lebih Banyak Hadir di Pusat Perbelanjaan Modern

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menghadiri pembukaan Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Kota Bandung dan mendorong pemberian ruang lebih besar bagi pelaku usaha kuliner lokal di pusat perbelanjaan modern. Foto: Humas Jabar

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menghadiri pembukaan Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 di Kota Bandung dan mendorong pemberian ruang lebih besar bagi pelaku usaha kuliner lokal di pusat perbelanjaan modern. Foto: Humas Jabar

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mendorong hadirnya kebijakan afirmatif bagi pelaku usaha kuliner lokal agar mampu bersaing dan mendapatkan ruang lebih luas di pusat-pusat perbelanjaan modern.

Pernyataan tersebut disampaikan Erwan saat menghadiri pembukaan Pameran Info Franchise and Business Concept (IFBC) 2026 yang digelar oleh Asosiasi Franchise Indonesia di Sudirman Grand Ballroom, Kota Bandung, Jumat (29/5/2026).

Menurut Erwan, keberadaan restoran khas Indonesia di pusat perbelanjaan besar masih kalah dibandingkan restoran mancanegara. Salah satu faktor utamanya adalah tingginya biaya sewa yang harus ditanggung pelaku usaha lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Restoran Indonesia di mal besar paling hanya satu atau dua. Kenapa? Karena kita sulit bersaing dari sisi harga,” ujarnya.

Karena itu, ia menilai perlu adanya kebijakan khusus dari pengelola pusat perbelanjaan untuk memberikan skema sewa yang lebih terjangkau bagi pelaku usaha kuliner lokal.

Erwan mengatakan, di tengah tantangan ekonomi global, Jawa Barat harus terus menciptakan ruang pertumbuhan ekonomi baru melalui kewirausahaan dan pengembangan usaha berbasis kemitraan.

Menurutnya, pameran IFBC menjadi wadah penting yang mempertemukan pelaku usaha, calon mitra, UMKM, hingga masyarakat yang ingin mengembangkan bisnis melalui sistem franchise.

“Ekosistem yang saling menguatkan ini bukan hanya soal bisnis, tetapi juga penciptaan lapangan kerja, perluasan akses ekonomi, dan pembentukan kelas menengah produktif di Jawa Barat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perdagangan RI Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan pemerintah terus mendorong peningkatan rasio kewirausahaan nasional yang saat ini berada di angka sekitar 3,29 persen dari total angkatan kerja.

Menurutnya, Indonesia perlu meningkatkan angka tersebut hingga mencapai 10 hingga 12 persen untuk mendukung transformasi menuju negara maju.

“Kami ingin melihat lebih banyak generasi muda terjun ke dunia usaha dan menciptakan lapangan kerja baru,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Franchise Indonesia, Anang Sukandar, menilai Indonesia memiliki potensi besar melalui kekayaan kuliner dan produk olahan lokal yang dapat menjadi kekuatan ekonomi nasional.

“Indonesia punya makanan khas dari berbagai daerah. Potensinya luar biasa. Yang harus kita dorong adalah produk hasil dan nilai tambahnya,” kata Anang.

Ia menambahkan, pengembangan usaha berbasis franchise dan kemitraan menjadi salah satu strategi penting untuk memperluas pasar sekaligus menjaga kualitas produk lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.***(BePe)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan
WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat
Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar
Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 08:20 WIB

Jabar Perluas Kerja Sama dengan Korea Selatan, Bidik Investasi dan Perdagangan

Rabu, 4 November 2026 - 12:00 WIB

WJES 2026 Hasilkan 45 Rekomendasi untuk Perkuat Ekonomi Jawa Barat

Rabu, 4 November 2026 - 07:00 WIB

Ekspor Jabar Tembus USD31,22 Miliar, Neraca Perdagangan Surplus USD22,09 Miliar

Selasa, 3 November 2026 - 15:00 WIB

Dedi Mulyadi Luncurkan Jabar Merawat, Warga Bisa Adukan Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Berita Terbaru