Libur Idul Adha 2026, Arus Kendaraan di Tol Trans Jawa Melonjak Hampir Dua Kali Lipat

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah kendaraan melintas di ruas jalan Tol Jagorawi di Cibubur, Jakarta Timur, Senin (8/6/2020). Terpantau terjadi kepadatan kendaraan di Tol Jagorawi menuju arah Jakarta dari KM 13 Cibubur hingga KM 08 Cipayung. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/wsj.)

Sejumlah kendaraan melintas di ruas jalan Tol Jagorawi di Cibubur, Jakarta Timur, Senin (8/6/2020). Terpantau terjadi kepadatan kendaraan di Tol Jagorawi menuju arah Jakarta dari KM 13 Cibubur hingga KM 08 Cipayung. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/wsj.)

KABAR PAJAJARAN – Arus kendaraan selama libur panjang Idul Adha 2026 meningkat tajam di sejumlah ruas Tol Trans Jawa. PT Jasamarga Transjawa Tol mencatat lonjakan volume kendaraan terutama menuju arah timur Pulau Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.

Vice President Corporate Secretary and Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan sebanyak 50.702 kendaraan melintas menuju wilayah timur Trans Jawa pada Selasa (26/5/2026).

“Jumlah itu naik 94,90 persen dibanding lalu lintas normal yang mencapai 26.014 kendaraan,” kata Ria, Rabu (27/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, arus kendaraan dari arah timur menuju Jakarta juga mengalami peningkatan. JTT mencatat 26.668 kendaraan masuk ke Jakarta melalui GT Cikampek Utama atau naik 4,12 persen dibanding kondisi normal.

Lonjakan Arus Terjadi di Jawa Tengah

JTT juga mencatat peningkatan kendaraan di sejumlah gerbang tol wilayah Jawa Tengah selama periode libur panjang.

Di GT Kalikangkung, sebanyak 22.378 kendaraan bergerak menuju Semarang. Jumlah itu meningkat 57,36 persen dibanding volume normal. Adapun kendaraan yang meninggalkan Semarang menuju Jakarta mencapai 14.695 unit atau naik 7,51 persen.

Peningkatan arus kendaraan juga terjadi di GT Banyumanik. Sebanyak 30.857 kendaraan bergerak menuju Solo atau meningkat 58,74 persen dari kondisi normal. Sementara kendaraan menuju Jakarta mencapai 18.634 unit atau naik 16,51 persen.

Arus Kendaraan Jawa Timur Ikut Meningkat

Wilayah Jawa Timur juga mengalami peningkatan volume kendaraan selama masa libur Idul Adha.

Di GT Warugunung, kendaraan menuju Surabaya mencapai 20.850 unit atau naik 16,43 persen. Sementara kendaraan menuju Jakarta tercatat sebanyak 24.980 unit atau meningkat 44,01 persen.

Kemudian di GT Kejapanan Utama, JTT mencatat 25.081 kendaraan menuju Malang atau naik 29,26 persen. Untuk arah Surabaya, jumlah kendaraan mencapai 24.488 unit atau meningkat 17,35 persen.

Lonjakan kendaraan juga terlihat di GT Singosari. Sebanyak 14.324 kendaraan bergerak menuju Malang atau naik 27,71 persen. Adapun kendaraan menuju Surabaya mencapai 13.222 unit atau meningkat 25,18 persen dibanding hari normal.

JTT Imbau Pengendara Tetap Waspada

Ria mengingatkan pengguna jalan tol agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan meski kondisi lalu lintas relatif lancar.

Ia meminta pengendara menjaga kondisi fisik dan memastikan kendaraan dalam keadaan prima sebelum bepergian jarak jauh.

Selain itu, JTT juga mendorong masyarakat memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas secara real-time, mencari lokasi rest area, hingga mengakses layanan darurat selama perjalanan. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM: Pembangunan Papua Jangan Sampai Mengorbankan Alam dan Budaya
Masyarakat Adat Papua Titip Pesan Pelestarian Hutan kepada Dedi Mulyadi Lewat Replika Rumah Pohon Korowai
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 30–31 Mei 2026, Jawa Barat Masuk Daftar Wilayah Terdampak
Siklon Tropis Jangmi Muncul di Filipina, BMKG Peringatkan Dampaknya ke Indonesia
Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Skema Masih Dikaji
Menkeu Purbaya Pastikan Rupiah Tembus Rp17.800 per Dolar AS Tak Ganggu APBN
Prabowo Minta Bandara Husein Sastranegara Kembali Aktif, Pemerintah Percepat Kajian Reaktivasi
Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:52 WIB

KDM: Pembangunan Papua Jangan Sampai Mengorbankan Alam dan Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:44 WIB

Masyarakat Adat Papua Titip Pesan Pelestarian Hutan kepada Dedi Mulyadi Lewat Replika Rumah Pohon Korowai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:00 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 30–31 Mei 2026, Jawa Barat Masuk Daftar Wilayah Terdampak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:00 WIB

Siklon Tropis Jangmi Muncul di Filipina, BMKG Peringatkan Dampaknya ke Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Skema Masih Dikaji

Berita Terbaru