Banyak Warga Panik Isi BBM, Pertamina Beri Penjelasan Mengejutkan soal Stok

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mesin Pompa BBM (Dok Pertamina)

Ilustrasi Mesin Pompa BBM (Dok Pertamina)

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – PT Pertamina Patra Niaga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap aman. Perusahaan juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi tetap lancar dan antrean di SPBU tidak semakin panjang.

Wakil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, mengatakan ketahanan stok BBM nasional saat ini mencapai 14 hingga 40 hari, bergantung pada jenis produknya.

Untuk Pertalite dan Biosolar, Pertamina mencatat ketahanan stok berada di kisaran 15 hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Stok BBM nasional rata-rata berkisar antara 14 hingga 40 hari. Untuk Pertalite dan Biosolar, ketahanannya saat ini sekitar 15 hari,” kata Taufik di Gedung DPR, Kamis (16/7/2026).

Panic Buying Picu Antrean di SPBU

Taufik menjelaskan antrean kendaraan di sejumlah SPBU muncul akibat meningkatnya aksi panic buying dan gangguan distribusi di beberapa daerah. Ia menegaskan kondisi tersebut bukan karena stok BBM nasional menipis.

Menurutnya, lonjakan permintaan dalam waktu bersamaan membuat pasokan di beberapa SPBU tidak langsung mengimbangi kebutuhan masyarakat.

Pertamina Tambah Pasokan dan Armada Distribusi

Untuk mengatasi antrean, Pertamina langsung menambah pasokan BBM ke SPBU yang mengalami lonjakan permintaan. Perusahaan juga mengerahkan lebih banyak armada distribusi agar pengiriman dari terminal BBM menuju SPBU berlangsung lebih cepat.

Selain itu, Pertamina memperpanjang jam operasional SPBU di sejumlah wilayah sehingga masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk mengisi BBM.

“Kami menambah jam operasional SPBU dan mempercepat pengiriman dari depot ke SPBU. Langkah ini kami lakukan agar antrean cepat berkurang,” ujar Taufik.

Pertamina Ajak Masyarakat Tidak Panik

Pertamina meminta masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan. Perusahaan menilai pembelian secara berlebihan justru memperpanjang antrean dan menghambat proses distribusi.

Pertamina optimistis penambahan pasokan, percepatan distribusi, dan perpanjangan jam operasional SPBU mampu mempercepat normalisasi pelayanan di berbagai daerah. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru