Siklon Tropis Jangmi Muncul di Filipina, BMKG Peringatkan Dampaknya ke Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan Layar BMKG

Tangkapan Layar BMKG

KABAR PAJAJARAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kemunculan Siklon Tropis Jangmi di perairan Filipina. Meski bergerak menjauhi Indonesia, siklon ini tetap memengaruhi cuaca di sejumlah wilayah.

BMKG menyebut Jangmi berkembang dari bibit siklon tropis 99W hingga mencapai intensitas siklon tropis.

BMKG memprediksi Jangmi bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 20 kilometer per jam. Dalam 24 jam ke depan, siklon diperkirakan semakin menjauhi wilayah Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekuatan angin maksimum siklon mencapai 95 kilometer per jam. Tekanan minimum tercatat sekitar 990 hPa.

BMKG juga memperkirakan Jangmi meningkat menjadi siklon kategori 2 dalam 24 jam mendatang.

Meski pusat siklon berada jauh dari Indonesia, dampaknya tetap terasa di beberapa daerah.

BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.

Selain hujan, BMKG juga memperingatkan potensi gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.

Gelombang tersebut berpotensi muncul di Perairan Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Laut Maluku, Perairan Raja Ampat, dan Perairan Utara Manokwari.

Potensi gelombang juga terjadi di Samudera Pasifik bagian utara Maluku hingga Papua.

BMKG meminta nelayan dan pengguna transportasi laut meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM: Pembangunan Papua Jangan Sampai Mengorbankan Alam dan Budaya
Masyarakat Adat Papua Titip Pesan Pelestarian Hutan kepada Dedi Mulyadi Lewat Replika Rumah Pohon Korowai
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 30–31 Mei 2026, Jawa Barat Masuk Daftar Wilayah Terdampak
Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Skema Masih Dikaji
Libur Idul Adha 2026, Arus Kendaraan di Tol Trans Jawa Melonjak Hampir Dua Kali Lipat
Menkeu Purbaya Pastikan Rupiah Tembus Rp17.800 per Dolar AS Tak Ganggu APBN
Prabowo Minta Bandara Husein Sastranegara Kembali Aktif, Pemerintah Percepat Kajian Reaktivasi
Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:52 WIB

KDM: Pembangunan Papua Jangan Sampai Mengorbankan Alam dan Budaya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:44 WIB

Masyarakat Adat Papua Titip Pesan Pelestarian Hutan kepada Dedi Mulyadi Lewat Replika Rumah Pohon Korowai

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:00 WIB

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang 30–31 Mei 2026, Jawa Barat Masuk Daftar Wilayah Terdampak

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:00 WIB

Siklon Tropis Jangmi Muncul di Filipina, BMKG Peringatkan Dampaknya ke Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Skema Masih Dikaji

Berita Terbaru