KABAR PAJAJARAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan kemunculan Siklon Tropis Jangmi di perairan Filipina. Meski bergerak menjauhi Indonesia, siklon ini tetap memengaruhi cuaca di sejumlah wilayah.
BMKG menyebut Jangmi berkembang dari bibit siklon tropis 99W hingga mencapai intensitas siklon tropis.
BMKG memprediksi Jangmi bergerak ke arah barat laut dengan kecepatan 20 kilometer per jam. Dalam 24 jam ke depan, siklon diperkirakan semakin menjauhi wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kekuatan angin maksimum siklon mencapai 95 kilometer per jam. Tekanan minimum tercatat sekitar 990 hPa.
BMKG juga memperkirakan Jangmi meningkat menjadi siklon kategori 2 dalam 24 jam mendatang.
Meski pusat siklon berada jauh dari Indonesia, dampaknya tetap terasa di beberapa daerah.
BMKG memprediksi hujan sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Selain hujan, BMKG juga memperingatkan potensi gelombang sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter.
Gelombang tersebut berpotensi muncul di Perairan Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Laut Maluku, Perairan Raja Ampat, dan Perairan Utara Manokwari.
Potensi gelombang juga terjadi di Samudera Pasifik bagian utara Maluku hingga Papua.
BMKG meminta nelayan dan pengguna transportasi laut meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan. ***(Ant)






