Tembus Rp 17.658! Dolar AS Bikin Rupiah Kian Tertekan

Senin, 18 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegawai menunjukan mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Senin (18/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Pegawai menunjukan mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Dolar Asia Money Changer, Jakarta, Senin (18/7/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN — Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) mencatat penguatan terhadap sejumlah mata uang utama pada perdagangan terbaru. Pergerakan ini menunjukkan dolar AS menguat tipis di hampir seluruh pasangan mata uang utama.

Dolar AS menguat 0,57 persen terhadap won Korea. Selain itu, dolar AS juga naik 0,03 persen terhadap yen Jepang.

Di pasar mata uang lain, dolar AS turut menguat 0,08 persen terhadap dolar Kanada. Sementara itu, mata uang Negeri Paman Sam tersebut juga naik 0,06 persen terhadap franc Swiss.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, dolar AS hanya mencatat pelemahan tipis sebesar 0,01 persen terhadap dolar Hong Kong.

Penguatan Terjadi di Tengah Pergerakan Pasar Global

Pelaku pasar mencatat penguatan dolar AS terjadi seiring dinamika pasar global yang bergerak hati-hati. Investor juga terus mencermati arah kebijakan ekonomi di sejumlah negara maju.

Meski demikian, pergerakan dolar AS tetap terbatas dan berlangsung dalam kisaran sempit pada sebagian besar pasangan mata uang.

Pergerakan Mata Uang Terkendali

Secara keseluruhan, pasar valuta asing menunjukkan fluktuasi yang relatif stabil. Penguatan dolar AS terjadi tidak merata, dengan sebagian kecil mata uang justru mencatat pelemahan tipis terhadap mata uang tersebut.

Analis menilai kondisi ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar dalam merespons sentimen ekonomi global yang masih dinamis.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya
Saham SMRA Anjlok 13,25 Persen Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK
Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak
KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan, Benarkah Terkait Megathrust Selat Sunda?
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 107 Selamat dan 6 Meninggal
Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:04 WIB

Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya

Rabu, 16 September 2026 - 07:00 WIB

Saham SMRA Anjlok 13,25 Persen Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK

Selasa, 15 September 2026 - 09:00 WIB

Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak

Selasa, 15 September 2026 - 07:00 WIB

KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB

Senin, 14 September 2026 - 19:58 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru

Arsip - Sejumlah pengendara motor melintas di samping sejumlah truk yang mengantre di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc

Jawa Barat

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Rabu, 16 Sep 2026 - 06:00 WIB

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB