Era Baru Kereta Eksekutif Dimulai! Argo Bromo Anggrek Resmi Berganti Nama

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kereta Api Argo Lawu (Dok Wiki/TyewongX)

Ilustrasi Kereta Api Argo Lawu (Dok Wiki/TyewongX)

KABAR PAJAJARAN – Mulai 9 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengganti nama KA Argo Bromo Anggrek menjadi KA Anggrek. Perusahaan mengambil langkah ini sebagai bagian dari penyegaran identitas layanan kereta eksekutif rute Surabaya Pasarturi–Gambir yang sudah puluhan tahun melayani penumpang.

Perubahan nama ini hadir tidak lama setelah insiden kecelakaan yang melibatkan rangkaian kereta tersebut dengan KRL Commuter Line di sekitar Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026. Selain itu, informasi mengenai kebijakan baru ini dirangkum dari laporan detikcom.

KAI Sederhanakan Nama, Sejarah Tetap Dijaga

Pertama, KAI ingin menghadirkan nama yang lebih singkat dan mudah diingat publik. Karena itu, perusahaan memilih nama KA Anggrek sebagai bentuk penyederhanaan identitas. Meski demikian, KAI tetap menjaga nilai sejarah yang telah melekat pada layanan kereta tersebut. Dengan kata lain, perubahan ini menandai evolusi layanan, bukan penghapusan jejak masa lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Filosofi Anggrek Jadi Simbol Layanan

Selanjutnya, KAI menjelaskan alasan pemilihan nama Anggrek. Perusahaan melihat bunga anggrek sebagai simbol ketahanan dan kemampuan beradaptasi. Oleh sebab itu, nama ini dianggap mampu merepresentasikan layanan kereta yang tetap tangguh sekaligus nyaman. Selain itu, filosofi anggrek juga menggambarkan keanggunan dan ketenangan yang ingin dihadirkan dalam setiap perjalanan penumpang.

Tiket Lama Tetap Berlaku Tanpa Perubahan

Sementara itu, KAI memastikan perubahan nama tidak mengganggu penumpang. Penumpang yang sudah membeli tiket KA Argo Bromo Anggrek tetap bisa menggunakan tiket tersebut tanpa perlu menukar atau mengubah jadwal. Bahkan, seluruh fasilitas, kelas layanan, dan waktu keberangkatan tetap berjalan seperti sebelumnya.

Dengan demikian, KAI menargetkan proses transisi menuju nama KA Anggrek berlangsung mulus. Pada akhirnya, perusahaan berharap identitas baru ini semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta jarak jauh di Indonesia. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya
Saham SMRA Anjlok 13,25 Persen Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK
Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak
KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan, Benarkah Terkait Megathrust Selat Sunda?
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 107 Selamat dan 6 Meninggal
Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:04 WIB

Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya

Rabu, 16 September 2026 - 07:00 WIB

Saham SMRA Anjlok 13,25 Persen Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK

Selasa, 15 September 2026 - 09:00 WIB

Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak

Selasa, 15 September 2026 - 07:00 WIB

KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB

Senin, 14 September 2026 - 19:58 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru

Arsip - Sejumlah pengendara motor melintas di samping sejumlah truk yang mengantre di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc

Jawa Barat

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Rabu, 16 Sep 2026 - 06:00 WIB