Bunda PAUD Majalengka Luncurkan SAE Ceria, Anak Belajar Literasi Lewat Animasi dan Wisata Sejarah

Selasa, 5 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA, KABAR PAJAJARAN – Bunda PAUD Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah Suherman, resmi meluncurkan program SAE Ceria (Storytelling Edukatif untuk Anak melalui Cerita Animasi Majalengka). Program ini langsung mengajak anak-anak usia dini berpetualang menyusuri jejak sejarah di Majalengka sekaligus menikmati pembelajaran literasi lewat animasi.

Sejak Senin pagi (4/5/2026), puluhan anak menaiki mobil Motekar untuk berkeliling kota dan mengunjungi taman sejarah. Kegiatan kemudian ditutup dengan pemutaran film animasi cerita rakyat di Gedung Yudha Karya Pemda Majalengka.

Program ini sengaja dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang aktif, menyenangkan, dan kontekstual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Literasi Dibangun Lewat Pengalaman Nyata

Hj. Iim menegaskan, timnya tidak ingin anak-anak hanya mendengar cerita di kelas. Ia memilih pendekatan storytelling berbasis pengalaman langsung agar anak melihat bukti sejarah yang mereka dengar dalam cerita.

Menurutnya, metode ini mampu memperkuat pemahaman anak sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal sejak dini. Anak-anak tidak hanya menyimak cerita, tetapi juga belajar memahami alur, mengenal kosakata baru, hingga berani menceritakan kembali pengalaman mereka.

“Anak belajar lebih cepat saat mereka merasa senang. Karena itu kami menggabungkan animasi, storytelling, dan wisata sejarah dalam satu kegiatan,” ujarnya.

Dorong Anak Aktif dan Berpikir Kritis

Ia menilai perpaduan animasi dan kunjungan lapangan efektif menumbuhkan rasa ingin tahu. Anak menjadi lebih aktif bertanya, berdiskusi, dan menghubungkan cerita dengan lingkungan nyata.

Program SAE Ceria juga menegaskan bahwa literasi tidak hanya soal membaca dan menulis. Anak perlu belajar berkomunikasi, memahami makna cerita, serta mengekspresikan ide sejak usia dini. Semua kemampuan tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun budaya literasi jangka panjang.

Hj. Iim juga mengapresiasi para guru dan panitia yang terus berinovasi menghadirkan metode belajar modern tanpa meninggalkan nilai budaya daerah.

Orang Tua Sambut Positif

Kegiatan ini mendapat respons hangat dari para orang tua. Salah satu peserta, Siti Nurjanah (34), mengaku anaknya terlihat lebih antusias belajar setelah mengikuti program tersebut.

Ia berharap kegiatan serupa digelar secara rutin agar anak memiliki pengalaman belajar yang variatif dan menyenangkan.

Melalui SAE Ceria, Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki literasi kuat, berkarakter, dan bangga terhadap budaya daerah. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Majalengka Langkung SAE. ***

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Diskominfo Majalengka

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya
Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Dinkes Cabut SLHS SPPG 05 Kalijaga
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi

Berita Terbaru