Kadisdik Majalengka Dorong Pembinaan Potensi Siswa Berkelanjutan dan Percepat Digitalisasi Pendidikan

Selasa, 28 April 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA, KABAR PAJAJARAN – Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka terus memperkuat pembinaan potensi siswa sekaligus mempercepat digitalisasi pendidikan di sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Majalengka, H. Muhamad Umar Ma’ruf, menegaskan bahwa pengembangan bakat anak tidak boleh berhenti pada ajang perlombaan semata.

Ia menyampaikan hal tersebut saat membuka kegiatan PMBK di Kecamatan Panyingkiran, Senin (27/4/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya pembinaan berkelanjutan sejak dini agar kemampuan siswa terus berkembang hingga jenjang pendidikan berikutnya.

Menurut Umar, sekolah dan orang tua harus berperan aktif mendampingi perkembangan potensi anak. Pembinaan yang konsisten dinilai mampu menjaga keberlanjutan prestasi sekaligus mematangkan kemampuan siswa pada bidang unggulannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Potensi anak harus terus dibina. Jangan hanya muncul saat lomba, lalu berhenti. Ketika pembinaan berjalan konsisten, kemampuan siswa akan semakin siap saat melanjutkan pendidikan,” tegasnya.

Tes Sekolah Mulai Berbasis Digital

Dinas Pendidikan Majalengka juga mendorong transformasi digital dalam proses evaluasi pembelajaran. Saat ini, sejumlah sekolah sudah melaksanakan Tes Sumatif Tengah Semester secara digital tanpa menggunakan kertas.

Siswa mulai mengerjakan soal menggunakan perangkat digital. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat proses penilaian, sekaligus mengurangi penggunaan kertas di lingkungan sekolah.

Umar menyebut digitalisasi sebagai bagian dari adaptasi dunia pendidikan terhadap perkembangan teknologi yang semakin cepat.

“Pelaksanaan tes secara digital menjadi langkah nyata menuju pendidikan modern yang lebih responsif terhadap perkembangan zaman,” jelasnya.

Sekolah Diminta Sediakan Fasilitas

Meski mendorong digitalisasi, Dinas Pendidikan menegaskan kebijakan tersebut tidak boleh membebani siswa maupun orang tua. Umar memastikan tidak ada kewajiban bagi siswa untuk membeli ponsel atau perangkat pribadi.

Ia meminta sekolah menyiapkan solusi agar seluruh siswa tetap bisa mengikuti pembelajaran digital. Sekolah dapat memanfaatkan fasilitas yang tersedia atau meminjamkan perangkat milik guru.

“Kami tegaskan, tidak ada kewajiban membeli HP. Sekolah harus hadir memberikan solusi agar semua siswa tetap mendapatkan akses,” ujarnya.

Tekankan Pemerataan Akses Pendidikan

Dinas Pendidikan mengajak seluruh kepala sekolah dan masyarakat untuk mendukung penerapan digitalisasi pendidikan yang inklusif. Pemerataan akses menjadi prinsip utama agar tidak ada siswa yang tertinggal.

Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis kombinasi pembinaan potensi siswa dan digitalisasi pendidikan akan melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan era digital.

“Kami ingin digitalisasi berjalan efektif dan tetap berkeadilan. Semua siswa harus bisa mengakses tanpa terkecuali,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Diskominfo Majalengka

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya
Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Dinkes Cabut SLHS SPPG 05 Kalijaga
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi

Berita Terbaru