Kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepolisian terhadap peran pesantren dalam membina umat sekaligus menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Kapolda menegaskan, sinergi antara kepolisian dan kalangan pesantren penting untuk memperkuat stabilitas keamanan di Jawa Barat.
Kapolda datang bersama jajaran pejabat utama Polda Jawa Barat dan Kapolres Majalengka Rita Suwadi. Rombongan disambut langsung pimpinan pesantren Dodi Rubiansyah, Dewan Pembina Nurhasan Zaidi, Ketua DPD PUI Majalengka Asep Zaki Mulyatno, tokoh agama, serta ratusan santri.

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kapolda menekankan pesantren berperan strategis sebagai pusat pendidikan karakter dan penguatan nilai kebangsaan. Ia menyebut kontribusi ulama dan santri sangat penting dalam menanamkan toleransi dan menjaga persatuan di tengah dinamika sosial.
“Sinergi kepolisian dan ulama menjadi kunci menciptakan stabilitas keamanan. Kami ingin hubungan ini terus terjalin erat demi menjaga kondusivitas wilayah,” ujar Kapolda.
Pimpinan pesantren, Dodi Rubiansyah, menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepolisian. Ia menilai hadiah umroh tersebut menjadi motivasi bagi pengurus dan santri untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, pesantren siap melanjutkan kolaborasi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan sekaligus menyebarkan nilai keagamaan yang moderat dan damai.
Pemberian tiket umroh ini sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan kalangan pesantren, serta menegaskan pentingnya kolaborasi ulama dan umara dalam menjaga persatuan dan kedamaian di Jawa Barat. ***
Penulis : Saripudin
Editor : Tim Redaksi
















