Bandung, KABAR PAJAJARAN – Hujan deras disertai angin kencang menerjang Kota Bandung pada Jumat siang hingga sore, 3 April 2026. Cuaca ekstrem ini menumbangkan puluhan pohon, merobohkan baliho, merusak kendaraan, dan merenggut satu korban jiwa di sejumlah titik kota.
Hujan Lebat Datang Mendadak
Awan gelap menutup langit Bandung sejak siang hari. Hujan deras langsung mengguyur kota dengan intensitas tinggi. Angin kencang kemudian menyapu berbagai wilayah dan memicu kejadian darurat di ruas jalan maupun kawasan permukiman.
Pemerintah Kota Bandung mencatat 34 kejadian darurat dalam rentang pukul 13.40–14.43 WIB. Data tersebut menunjukkan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
- Petugas mencatat 31 pohon tumbang
- Angin merobohkan 2 baliho
- Air menjebol 1 tanggul hingga memicu banjir
Selain itu, hujan angin menumbangkan sejumlah pohon lain, merobohkan reklame, dan merusak kendaraan milik warga di beberapa lokasi.
Puluhan Titik Terdampak
Pohon tumbang menutup banyak ruas jalan utama. Angin kencang menerjang Jalan Pajajaran, Jalan Dr. Djunjunan, Jalan Sukajadi, kawasan Pasteur, Ciumbuleuit, Dago, Jalan Cibolerang, hingga Pagarsih.
Petugas BPBD, pemadam kebakaran, dan dinas terkait langsung turun ke lapangan. Mereka memotong batang pohon, mengevakuasi baliho, membersihkan badan jalan, dan membuka kembali akses lalu lintas. Tim gabungan bekerja cepat untuk mencegah kemacetan serta melindungi keselamatan pengguna jalan.
Korban Jiwa dan Kerusakan
Sebuah pohon tumbang menimpa seorang warga di kawasan Setiabudi dan menyebabkan korban meninggal dunia. Selain itu, batang pohon dan material reklame menghantam sejumlah kendaraan hingga mengalami kerusakan.
BMKG Jelaskan Penyebab Cuaca Ekstrem
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa musim pancaroba memicu hujan lebat dan angin kencang. Ketidakstabilan atmosfer mendorong pertumbuhan awan Cumulonimbus secara cepat.
BMKG menyebut beberapa tanda cuaca pancaroba:
- Udara terasa panas atau gerah sebelum hujan
- Hujan turun tiba-tiba dengan intensitas tinggi
- Petir dan angin kencang menyertai hujan
Sebelumnya, BMKG telah mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang di wilayah Jawa Barat, termasuk Bandung.
Pemerintah Imbau Warga Waspada
Pemerintah Kota Bandung mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras dan angin kencang terjadi. Pemerintah meminta warga menghindari berteduh di bawah pohon besar, menjauhi reklame, serta berhati-hati saat berkendara.
Peristiwa ini menegaskan bahwa cuaca ekstrem dapat datang tiba-tiba dan mengganggu aktivitas kota dalam waktu singkat. ***(Chq)






