BANDUNG BARAT, Kabar Pajajaran – Penumpang kereta api yang terdampak longsor di jalur Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026), dialihkan menggunakan bus dan kereta cepat Whoosh. Pengalihan dilakukan menyusul gangguan perjalanan akibat insiden kereta anjlok setelah menabrak material longsor yang menutup rel.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan dua perjalanan kereta mengalami keterlambatan sehingga penumpangnya dipindahkan ke moda transportasi lain.
Penumpang Dua KA Dialihkan
Dua kereta yang terdampak adalah KA Serayu nomor 283 relasi Purwokerto–Bandung–Pasar Senen dan KA Papandayan nomor 129 relasi Garut–Gambir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penumpang KA Serayu yang tertahan di Stasiun Sasaksaat dialihkan menggunakan bus menuju Jakarta. Sementara penumpang KA Papandayan yang tertahan di Stasiun Padalarang melanjutkan perjalanan ke Jakarta dengan kereta cepat Whoosh.
“KAI memberikan service recovery berupa air mineral, makanan ringan, hingga makanan berat sesuai ketentuan,” ujar Franoto. Selain itu, KAI membuka opsi pembatalan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun bagi penumpang yang memilih tidak melanjutkan perjalanan.
KA Ciremai Anjlok Akibat Material Longsor
Gangguan perjalanan bermula dari insiden anjloknya KA Ciremai di petak jalan Maswati–Sasaksaat, tepatnya di Kampung Galudra, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, sekitar pukul 14.53 WIB.
Kereta tersebut dilaporkan menabrak material longsor yang menutup jalur rel setelah wilayah Cikalongwetan dan Cipatat diguyur hujan deras.
Saksi mata, Chiko (27), mengatakan longsor terjadi beberapa saat sebelum kereta melintas. “Material longsor menutup rel, lalu kereta masuk dan menabrak longsoran,” ujarnya.
KA Ciremai saat itu melaju dari arah Purwakarta menuju Bandung. Titik longsor berada beberapa meter sebelum Terowongan Sasaksaat.
Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat
Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, memastikan seluruh penumpang KA Ciremai dalam kondisi selamat.
“Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Petugas langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan tetap terjaga,” ujarnya.
KAI menegaskan upaya penanganan dan normalisasi jalur terus dilakukan agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan sesuai jadwal. ***(Chq)






