Dedi Mulyadi Klaim Diskon Pajak Efektif, Pendapatan Jabar Tembus 3 Kali Lipat

Rabu, 25 Maret 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Dok.Istimewa)

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Dok.Istimewa)

Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencatat lonjakan signifikan pendapatan daerah selama libur Lebaran 2026. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyebut kebijakan diskon pajak kendaraan bermotor sebesar 10 persen berhasil mendorong penerimaan hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Ia menjelaskan, peningkatan tersebut terjadi karena banyak masyarakat memanfaatkan program diskon yang diberikan pemerintah. Dengan demikian, wajib pajak terdorong untuk segera melunasi kewajibannya.

“Pendapatan dari pajak kendaraan bermotor selama libur Lebaran naik tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu,” ujar Dedi, Rabu (25/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dorong Kesadaran Wajib Pajak

Lebih lanjut, Dedi menilai kebijakan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga memperkuat kesadaran masyarakat dalam membayar pajak. Menurutnya, warga Jawa Barat menunjukkan kepedulian terhadap pembangunan daerah melalui kepatuhan tersebut.

Oleh karena itu, ia mengapresiasi partisipasi masyarakat yang memanfaatkan program diskon pajak ini.

Momen Lebaran Tetap Produktif

Di sisi lain, Dedi menegaskan momen libur Lebaran tidak menghentikan aktivitas masyarakat. Sebaliknya, banyak warga tetap produktif, termasuk dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan bermotor.

Program diskon ini pun dinilai menjadi strategi efektif untuk menarik minat masyarakat agar segera membayar pajak.

Pendapatan Digunakan untuk Perbaikan Infrastruktur

Selanjutnya, Pemprov Jawa Barat akan memanfaatkan peningkatan pendapatan tersebut untuk mempercepat pembangunan, khususnya perbaikan jalan di berbagai wilayah.

Dedi memastikan pemerintah akan segera mengoptimalkan anggaran yang tersedia. “Mulai minggu depan, kami akan gaspol untuk membangun jalan di seluruh Jawa Barat sesuai kemampuan keuangan,” katanya.

Apresiasi dan Terbuka terhadap Kritik

Selain itu, Dedi menegaskan seluruh pembangunan yang dilakukan berasal dari kontribusi masyarakat melalui pajak. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada warga yang telah taat membayar pajak.

Ia juga membuka ruang terhadap kritik dari masyarakat. Bahkan, menurutnya, kritik tersebut menjadi bentuk kepedulian yang penting untuk memperbaiki kinerja pemerintah ke depan.

Dengan capaian ini, Pemprov Jawa Barat optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pembangunan daerah melalui partisipasi aktif masyarakat. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rumah Sakit Hasan Sadikin Tegaskan Tak Ada Praktik Ilegal dalam Kasus Bayi Nyaris Tertukar
Siswi Terseret Arus Sungai di Banjaran Ditemukan Meninggal, Warga Sempat Berjuang Selamatkan Korban
Judul: Pemprov Jabar Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dalam RKPD 2027
Heboh! Aplikasi Nyari Gawe Banjir 518 Ribu Lamaran, Warga Jawa Barat Serbu Lowongan Kerja
Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga
Derwati Masih Tergenang, Aktivitas Sekolah dan Pedagang Terganggu
Kunjungan Kapolda Jabar Perkuat Sinergi dengan Pesantren di Majalengka
Dedi Mulyadi Akhirnya Buka Suara! Ini Alasan Sebenarnya Penataan Plaza Gedung Sate–Gasibu

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 12:06 WIB

Rumah Sakit Hasan Sadikin Tegaskan Tak Ada Praktik Ilegal dalam Kasus Bayi Nyaris Tertukar

Kamis, 16 April 2026 - 11:27 WIB

Siswi Terseret Arus Sungai di Banjaran Ditemukan Meninggal, Warga Sempat Berjuang Selamatkan Korban

Kamis, 16 April 2026 - 09:44 WIB

Judul: Pemprov Jabar Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur dalam RKPD 2027

Kamis, 16 April 2026 - 09:19 WIB

Heboh! Aplikasi Nyari Gawe Banjir 518 Ribu Lamaran, Warga Jawa Barat Serbu Lowongan Kerja

Kamis, 16 April 2026 - 09:10 WIB

Pemprov Jabar dan Kementerian PKP Kick Off Renovasi 40 Ribu Rumah Warga

Berita Terbaru