Pemprov Jabar Siapkan Bantuan Rp 2,7 Juta untuk Siswa yang Tak Lolos SPMB Negeri

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Jabar Purwanto

Kadisdik Jabar Purwanto

BANDUNG, KABAR PAJAJARAN – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan bantuan pendidikan bagi sekitar 78.000 lulusan SMP yang tidak mendapat kursi di SMA dan SMK negeri pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Pemprov Jabar akan menyalurkan bantuan itu melalui 751 sekolah swasta yang telah bekerja sama dengan pemerintah daerah. Program ini bertujuan menjaga agar siswa tetap bisa melanjutkan pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Purwanto mengatakan setiap siswa akan menerima bantuan Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) sekitar Rp1,5 juta per tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, pemerintah juga memberikan bantuan pendidikan sebesar Rp100.000 per bulan. Nilainya mencapai Rp1,2 juta dalam setahun.

“Setiap siswa menerima Rp100.000 per bulan atau Rp1,2 juta per tahun. Ditambah DSP sekitar Rp1,5 juta, total bantuannya sekitar Rp2,7 juta per siswa,” kata Purwanto di SMKN 1 Bandung, Senin (15/6/2026).

Purwanto menjelaskan bantuan tersebut menyasar siswa yang telah mengikuti SPMB tetapi gagal masuk sekolah negeri karena keterbatasan daya tampung.

Menurut dia, para siswa itu sebenarnya ingin bersekolah di negeri. Karena itu, pemerintah memberikan dukungan agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan.

Pemerintah juga menjadikan program tersebut sebagai solusi atas terbatasnya jumlah kursi di SMA dan SMK negeri.

“Kami menjalankan program ini setelah memetakan kebutuhan pendidikan di berbagai daerah,” ujarnya.

Gandeng 751 Sekolah Swasta

Purwanto menyebut kerja sama dengan 751 sekolah swasta merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Pemprov Jabar ingin memastikan seluruh anak usia sekolah tetap memperoleh akses pendidikan. Pemerintah tidak ingin ada siswa yang kehilangan kesempatan belajar karena gagal masuk sekolah negeri.

Disdik Jabar juga akan menyeleksi sekolah swasta yang ikut program ini. Pemerintah akan menilai fasilitas, tenaga pendidik, dan akreditasi sekolah.

“Kami memilih sekolah yang memiliki sarana memadai, guru yang cukup, dan akreditasi yang baik,” jelasnya.

Siapkan Program SMA Terbuka

Selain menggandeng sekolah swasta, Disdik Jabar juga menyiapkan program Sekolah Menengah Atas Terbuka (Smater).

Program ini menyasar siswa yang tinggal jauh dari sekolah. Program tersebut juga membantu siswa yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Melalui Smater, pemerintah berharap lebih banyak siswa dapat mengakses pendidikan menengah.

“Itu menjadi solusi bagi anak-anak yang tinggal jauh dari sekolah tetapi tetap ingin belajar,” kata Purwanto.

Pemprov Jabar berharap seluruh lulusan SMP tetap bisa melanjutkan pendidikan. Harapan itu berlaku meski mereka tidak berhasil masuk SMA atau SMK negeri pada SPMB 2026.***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Pastikan PLTSa Legok Nangka Senilai Rp7,4 Triliun Berlanjut
TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Akhir 2026, Pemprov Jabar Siapkan Strategi Baru
Pemkab Purwakarta Bahas Kebutuhan Air untuk Operasional Data Center AI di Jatiluhur
Pemprov Jabar Libatkan 25.000 Mahasiswa untuk Atasi Sampah Bandung Raya
Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan BIJB Kertajati Jadi Kawasan Industri Pertahanan
KDM dan Kemhan Siapkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan
2.300 Lowongan Kerja Dibuka di Subang, KDM Ajak Warga Daftar Lewat Nyari Gawe
KDM Minta Pers Jaga Independensi dan Berpihak pada Fakta

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Dedi Mulyadi Pastikan PLTSa Legok Nangka Senilai Rp7,4 Triliun Berlanjut

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:36 WIB

TPA Sarimukti Diprediksi Penuh Akhir 2026, Pemprov Jabar Siapkan Strategi Baru

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Purwakarta Bahas Kebutuhan Air untuk Operasional Data Center AI di Jatiluhur

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Dedi Mulyadi Bahas Pengembangan BIJB Kertajati Jadi Kawasan Industri Pertahanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:00 WIB

KDM dan Kemhan Siapkan BIJB Kertajati Jadi Pusat Industri Strategis Pertahanan

Berita Terbaru