Antrean Kendaraan Mengular 31 Km Menuju Pelabuhan Gilimanuk, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas dan ASDP Percepat Perputaran Kapal

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean di Pelabuhan Ketapang, Butuh Berjam-jam Sampai Naik Kapal (Foto Denpost)

Antrean di Pelabuhan Ketapang, Butuh Berjam-jam Sampai Naik Kapal (Foto Denpost)

Kabar Pajajaran – Kemacetan panjang terjadi di jalur Denpasar menuju Pelabuhan Gilimanuk pada Minggu (15/3/2026). Lonjakan arus kendaraan pemudik membuat antrean kendaraan mengular hingga mencapai sekitar 31 kilometer.

Kepadatan lalu lintas didominasi oleh kendaraan logistik, mobil pribadi, serta sepeda motor yang hendak menyeberang menuju Jawa melalui lintasan Gilimanuk–Ketapang. Kondisi tersebut membuat kantong parkir di dalam area pelabuhan dipenuhi kendaraan, sementara ekor kemacetan bahkan telah mencapai wilayah Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy mengatakan pihak kepolisian segera mengambil langkah cepat untuk mengurai antrean kendaraan yang semakin panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Personel Polda Bali bersama Polres Jembrana yang terlibat dalam Operasi Ketupat Agung 2026 langsung melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalur antrean menuju pelabuhan,” ujar Ariasandy.

Petugas juga ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan untuk mengatur arus kendaraan sekaligus memberikan imbauan kepada para pengendara agar tetap tertib mengikuti arahan di lapangan.

Selain itu, kepolisian juga menerapkan sistem penundaan atau delay system bagi kendaraan besar. Kebijakan tersebut diberlakukan khusus untuk kendaraan sumbu tiga ke atas atau truk yang diarahkan ke sejumlah buffer zone di wilayah Denpasar, Badung, dan Tabanan guna mengurangi kepadatan di jalur utama menuju pelabuhan.

Ilustrasi Antrian Kendaraan

Di sisi lain, PT ASDP Indonesia Ferry juga melakukan langkah strategis untuk mempercepat proses penyeberangan di lintasan Gilimanuk–Ketapang. Melalui Cabang Ketapang, ASDP menerapkan skema tiba bongkar berangkat (TBB) guna mempercepat perputaran kapal.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Arief Eko menjelaskan bahwa dalam skema tersebut kapal yang tiba di Pelabuhan Ketapang hanya melakukan proses bongkar muatan tanpa memuat kendaraan baru, kemudian langsung kembali berlayar menuju Gilimanuk.

“Skema ini kami terapkan agar proses perputaran kapal lebih cepat. Kapal tiba di Ketapang langsung bongkar lalu kembali lagi ke Gilimanuk untuk mengambil kendaraan yang masih antre,” kata Arief.

Dari total 35 kapal yang dioperasikan di lintasan Ketapang–Gilimanuk, saat ini sebanyak 11 kapal telah menjalankan skema TBB. Awalnya kebijakan tersebut hanya diterapkan pada enam kapal sejak Sabtu (14/3/2026). Namun karena antrean kendaraan terus bertambah, jumlah kapal yang menggunakan pola tersebut ditingkatkan.

ASDP memprediksi arus kendaraan dari Bali menuju Jawa masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan. Lonjakan ini diperkirakan terjadi menjelang penutupan sementara penyeberangan pada 18–20 Maret 2026 bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi di Bali.

Masyarakat yang hendak menyeberang diimbau untuk memantau kondisi lalu lintas dan mematuhi arahan petugas guna menghindari kepadatan yang lebih parah di jalur menuju pelabuhan. *** (Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya
Saham SMRA Anjlok 13,25 Persen Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK
Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak
KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB
Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
Gunung Api Indonesia Erupsi Bersamaan, Benarkah Terkait Megathrust Selat Sunda?
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 107 Selamat dan 6 Meninggal
Gubernur Banten Minta Basarnas Pertimbangkan Perpanjang Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 08:04 WIB

Berapa Lama BBM Bisa Disimpan? Dosen UGM Ungkap Batas Waktunya

Rabu, 16 September 2026 - 07:00 WIB

Saham SMRA Anjlok 13,25 Persen Usai Bos Summarecon Terjaring OTT KPK

Selasa, 15 September 2026 - 09:00 WIB

Penumpang KM Virgo Transport 8 Masih Tidur Saat Kapal Miring, Ratusan Orang Diduga Terjebak

Selasa, 15 September 2026 - 07:00 WIB

KPK Amankan Fahd Arafiq dalam OTT Kasus HGB

Senin, 14 September 2026 - 19:58 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Berita Terbaru

Arsip - Sejumlah pengendara motor melintas di samping sejumlah truk yang mengantre di kawasan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (19/12/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc

Jawa Barat

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Rabu, 16 Sep 2026 - 06:00 WIB

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB