Antisipasi Bencana Saat Mudik, BPBD Dirikan 82 Posko di Jalur Rawan di Jawa Barat

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPBD Jabar mendirikan 82 posko di jalur rawan bencana untuk mengantisipasi kondisi darurat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Foto: Ilustrasi

BPBD Jabar mendirikan 82 posko di jalur rawan bencana untuk mengantisipasi kondisi darurat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. Foto: Ilustrasi

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat bersama BPBD kabupaten/kota akan mendirikan 82 Posko Mudik Idulfitri di berbagai wilayah Jawa Barat. Posko tersebut disiapkan untuk mengantisipasi potensi bencana selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Barat Teten Ali mengatakan, posko yang dibangun terdiri dari posko utama dan posko pendukung yang tersebar di sejumlah daerah.

Posko utama berada di kantor BPBD kabupaten/kota, sementara posko pendukung ditempatkan di jalur-jalur yang memiliki potensi bencana seperti longsor, banjir, serta kawasan wisata alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Pemprov Jabar Cairkan Rp6,9 Miliar Kompensasi bagi Sopir Angkot, Becak, dan Andong

“Selain memberikan layanan penanganan bencana, BPBD juga menyediakan tempat istirahat di Posko Mudik Idulfitri,” ujar Teten, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, jumlah posko pendukung di setiap daerah berbeda, menyesuaikan tingkat kerawanan bencana di wilayah tersebut.

Beberapa daerah memiliki hingga lima posko pendukung, seperti Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Pangandaran. Sementara daerah lainnya memiliki satu hingga empat posko pendukung.

Di setiap posko akan disiagakan personel BPBD beserta peralatan kebencanaan untuk membantu penanganan apabila terjadi kondisi darurat.

Selain petugas BPBD, sejumlah unsur juga akan dilibatkan dalam pengoperasian posko, di antaranya Palang Merah Indonesia (PMI) serta berbagai organisasi relawan kebencanaan.

Posko Mudik Idulfitri tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 14 Maret hingga 28 Maret 2026.

Baca juga: Gempa M5,4 di Laut Selatan Sukabumi Picu Kepanikan Warga, BMKG Ungkap Penyebabnya

Waspadai Potensi Hujan Lebat

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca selama periode Idulfitri 2026 didominasi cuaca berawan hingga hujan lebat.

BMKG juga memprediksi sejumlah wilayah di Jawa Barat berpotensi mengalami curah hujan yang cukup tinggi selama periode tersebut.

Untuk itu, masyarakat yang melakukan perjalanan mudik diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui berbagai layanan informasi yang disediakan BMKG.

Beberapa layanan tersebut antara lain System of Interactive Aviation Meteorology (INASIAM) untuk penerbangan, Indonesia Weather Information for Shipping (INA-WIS) untuk pelayaran, serta Digital Weather for Traffic (DWT) untuk transportasi darat.***(Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Buka Informasi Lowongan Kerja Jabar Lewat Live TikTok
Wagub Erwan Dorong Mahasiswa Baru IKOPIN Jaga Eksistensi Koperasi
Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu Rp7 Juta untuk 12 Korban Selamat Kapal Virgo
Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug
Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian
Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil
KDM Instruksikan Pemkab Garut Tambah Anggaran Perbaikan Jalan
Wagub Erwan Sampaikan Dua Ranperda Strategis, Perkuat BIJB dan Efisiensi Perangkat Daerah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:20 WIB

Wagub Erwan Dorong Mahasiswa Baru IKOPIN Jaga Eksistensi Koperasi

Rabu, 16 September 2026 - 09:00 WIB

Pemprov Jabar Siapkan Uang Tunggu Rp7 Juta untuk 12 Korban Selamat Kapal Virgo

Rabu, 16 September 2026 - 06:00 WIB

Pemprov Jabar Perbaiki 15,1 Km Jalan Parung Panjang-Cigedug

Selasa, 15 September 2026 - 08:01 WIB

Sekda Herman: Relawan Kebencanaan Jangan Hanya Bermodal Keberanian

Selasa, 15 September 2026 - 08:00 WIB

Defisit APBD Jabar 2026 Capai Rp3,4 Triliun, Pemprov Tunggu Dana Bagi Hasil

Berita Terbaru

Wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilanda rangkaian aktivitas seismik yang terhitung cukup intensif pada Rabu (16/9/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 26 kali gempa bumi mengguncang wilayah tersebut sejak pagi hingga sore hari.

Bandung Raya

Gempa Pangalengan Berulang, Pakar Ungkap Fenomena Earthquake Swarm

Kamis, 17 Sep 2026 - 08:00 WIB