6 Buah Manis yang Aman untuk Penderita Diabetes, Mudah Ditemukan di Pasar

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Buah buahan (Freepik)

Ilustrasi Buah buahan (Freepik)

Kabar Pajajaran – Penderita diabetes sering kali khawatir saat ingin makan buah. Banyak yang beranggapan buah harus dihindari karena mengandung gula alami atau fruktosa yang bisa menaikkan kadar gula darah.

Banyak orang menganggap penderita diabetes harus menghindari buah karena mengandung gula alami atau fruktosa. Padahal, buah-buahan tetap penting dikonsumsi karena mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.

Para ahli nutrisi menjelaskan bahwa kunci memilih buah untuk penderita diabetes terletak pada indeks glikemik (IG) yang rendah. Buah dengan indeks glikemik rendah dicerna lebih lambat sehingga tidak menyebabkan kenaikan gula darah secara drastis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut beberapa buah yang tergolong aman dikonsumsi penderita diabetes dan mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket.

Memahami Indeks Glikemik pada Buah

Indeks glikemik (IG) adalah ukuran yang menunjukkan seberapa cepat makanan dapat meningkatkan kadar gula darah.

Makanan dengan IG rendah (di bawah 55) lebih disarankan untuk penderita diabetes karena proses penyerapan gulanya berlangsung lebih lambat. Dengan begitu, kadar gula darah tetap lebih stabil.

Daftar Buah yang Ramah untuk Penderita Diabetes

  1. Jambu Biji

Jambu biji dikenal sebagai salah satu buah lokal yang kaya nutrisi. Buah ini mengandung serat tinggi, vitamin C, serta antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.

Serat yang tinggi membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah. Selain itu, kandungan kalium dalam jambu biji juga bermanfaat untuk membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.

  1. Apel

Apel merupakan buah yang aman dikonsumsi penderita diabetes, terutama jika dimakan bersama kulitnya.

Kulit apel mengandung serat larut bernama pektin yang dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Namun, sebaiknya hindari mengonsumsi apel dalam bentuk jus kemasan karena seratnya berkurang dan sering ditambah gula.

  1. Jeruk

Jeruk memiliki rasa manis dan segar, tetapi indeks glikemiknya tergolong rendah.

Buah ini kaya akan vitamin C, folat, dan kalium yang membantu menjaga kesehatan jantung serta menstabilkan tekanan darah. Serat yang terdapat pada bulir jeruk juga membantu proses metabolisme tubuh.

  1. Pir

Pir memiliki rasa manis lembut dengan tekstur renyah. Buah ini merupakan sumber serat dan antioksidan yang baik bagi tubuh.

Kandungan serat dalam pir dapat membantu mengontrol kadar gula darah, mencegah obesitas, serta menjaga kesehatan jantung. Mengonsumsi pir secara utuh juga dapat meningkatkan sensitivitas insulin.

  1. Alpukat

Alpukat berbeda dari kebanyakan buah lainnya. Alpukat memiliki kandungan karbohidrat yang rendah tetapi kaya lemak sehat (monounsaturated fats).

Lemak sehat ini dapat membantu tubuh menggunakan insulin dengan lebih efektif. Namun, sebaiknya konsumsi alpukat tanpa tambahan gula atau susu kental manis.

  1. Pepaya

Pepaya merupakan buah yang mudah ditemukan di pasar dan kaya nutrisi. Buah ini mengandung enzim alami serta antioksidan seperti flavonoid yang membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Pepaya juga baik untuk kesehatan pencernaan karena kandungan seratnya yang cukup tinggi.

 

Tips Aman Mengonsumsi Buah bagi Penderita Diabetes

Agar manfaat buah dapat diperoleh secara maksimal tanpa meningkatkan kadar gula darah, perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Konsumsi buah utuh
    Pilih buah dalam bentuk utuh daripada jus. Proses pembuatan jus biasanya menghilangkan serat yang berperan penting dalam mengontrol gula darah.
  2. Perhatikan porsi
    Meskipun sehat, konsumsi buah tetap perlu dibatasi. Idealnya sekitar satu genggaman tangan untuk satu kali sajian.
  3. Hindari buah kalengan
    Buah dalam kemasan kaleng biasanya direndam dalam sirup dengan kandungan gula yang tinggi.
  4. Perhatikan waktu konsumsi
    Buah sebaiknya dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan utama agar membantu mengontrol rasa lapar.

Penderita diabetes tetap dapat menikmati buah-buahan manis selama memilih jenis yang tepat dan mengonsumsinya dalam porsi yang wajar. Buah seperti jambu biji, apel, dan jeruk yang mudah ditemukan di pasar bisa menjadi pilihan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian sekaligus membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali. *** (Anton)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

12 Karhutla Hanguskan 10,85 Hektare Lahan di Majalengka, Warga Diminta Waspada
Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT
Matahari Tepat di Atas Mekkah, BMKG Ajak Masyarakat Kalibrasi Arah Kiblat 15-17 Juli 2026
Kemenhaj Ajukan Skema Baru Haji 2027, Jemaah Cukup Bayar Rp42,8 Juta
Google Ubah Aturan Backup Android, Mulai Sekarang Seluruh Data Ikut Memakan Kuota Penyimpanan
Dr. dr. Tauhid Nur Azhar Jelaskan Tinjauan Neuropsikologi di Balik Kasus Penyekapan dan Penyiksaan
Psikopat Ramai Dikaitkan dengan Kasus Taufik Hidayat, Pakar Minta Publik Tak Asal Memberi Label
Dokter Ungkap Alasan Generasi Muda Mudah Stres Saat Mulai Bekerja

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 11:00 WIB

12 Karhutla Hanguskan 10,85 Hektare Lahan di Majalengka, Warga Diminta Waspada

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:45 WIB

Kejar Target Angka Harapan Hidup, Jabar Siap Sukseskan Program KITA SEHAT

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:02 WIB

Matahari Tepat di Atas Mekkah, BMKG Ajak Masyarakat Kalibrasi Arah Kiblat 15-17 Juli 2026

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:00 WIB

Kemenhaj Ajukan Skema Baru Haji 2027, Jemaah Cukup Bayar Rp42,8 Juta

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:00 WIB

Google Ubah Aturan Backup Android, Mulai Sekarang Seluruh Data Ikut Memakan Kuota Penyimpanan

Berita Terbaru