Rekomendasi Menu Buka Puasa yang Menjaga Hidrasi dan Pencernaan

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Foto Freepik

Ilustrasi Foto Freepik

Bandung, Kabar Pajajaran – Momen berbuka puasa menjadi waktu yang paling dinantikan setelah seharian menahan lapar dan haus. Namun, penting untuk tidak kalap saat iftar dan tetap memilih makanan yang tepat agar tubuh dapat pulih dengan optimal.

Puasa Ramadan mewajibkan umat Muslim menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa sejak fajar hingga magrib. Setelah berjam-jam tanpa asupan, tubuh membutuhkan nutrisi yang mampu mengembalikan energi, menjaga hidrasi, serta mendukung kesehatan pencernaan.

Alih-alih langsung mengonsumsi makanan manis berlebihan atau gorengan, para ahli menyarankan untuk memilih makanan yang bernutrisi dan mudah dicerna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip dari thedailystar.net (19/2), berikut lima makanan yang dianjurkan dikonsumsi saat berbuka puasa.

  1. Mentimun

Mentimun mengandung lebih dari 90 persen air, sehingga sangat efektif membantu menghidrasi tubuh setelah seharian berpuasa.

Selain menyegarkan, mentimun juga rendah kalori dan kaya serat. Kandungan kaliumnya membantu menjaga keseimbangan elektrolit serta mengontrol tekanan darah.

  1. Selada

Selada juga memiliki kadar air tinggi, sekitar 95 persen. Sayuran ini membantu mengembalikan cairan tubuh sekaligus melancarkan pencernaan.

Serat dalam selada berperan menjaga kadar gula darah agar tidak melonjak drastis setelah berbuka. Selain itu, kandungan nutrisinya membantu mencegah sembelit yang kerap terjadi selama Ramadan.

  1. Kurma

Kurma menjadi salah satu pilihan terbaik saat berbuka puasa. Buah ini mengandung gula alami yang dapat segera mengembalikan energi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang ekstrem.

Selain itu, kurma kaya serat yang membantu sistem pencernaan kembali bekerja secara perlahan setelah beristirahat seharian.

  1. Jeruk

Jeruk mengandung gula alami yang mampu memberikan energi cepat bagi tubuh. Kandungan air, vitamin C, serta seratnya juga mudah dicerna.

Rasa segarnya membantu mengembalikan kesegaran tenggorokan dan memberikan asupan nutrisi penting, termasuk kalium.

  1. Oat

Makanan tinggi serat seperti oat dapat menjadi alternatif sehat dibandingkan gorengan. Oat mampu menyerap air dengan baik sehingga membantu menjaga hidrasi tubuh.

Seratnya juga mendukung kesehatan usus dan mencegah kembung atau rasa lemas yang sering muncul akibat konsumsi karbohidrat sederhana secara berlebihan.

Sebagai alternatif lain, singkong kukus juga dapat menjadi pilihan karena tinggi serat dan lebih ramah bagi pencernaan dibandingkan makanan yang digoreng.

Pilih Makanan untuk Pemulihan, Bukan Sekadar Mengenyangkan

Saat berbuka puasa, tubuh membutuhkan makanan yang membantu proses pemulihan secara bertahap. Memulai dengan air putih, buah, dan makanan berserat dapat membantu sistem pencernaan bekerja kembali tanpa beban berlebih.

Dengan memilih menu yang tepat, tubuh akan tetap bugar dan terjaga kesehatannya sepanjang bulan Ramadan. ***Anton

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

ChatGPT Digugat Usai Wanita 31 Tahun Meninggal, Diduga Sarankan Berhenti Minum Obat
Kurang Minum Air Bisa Bikin Jantung Berdebar, Ini Penjelasannya
65 Kasus Influenza A Terdeteksi di Bandung, Dinkes Jabar Minta Warga Tak Panik
Kasus ILI dan ISPA di Kabupaten Bandung Melonjak, Dinkes Minta Warga Tak Panik
Farhan Tegaskan Fasilitas Kesehatan di Bandung Tak Boleh Tolak Pasien Bergejala Flu
Super Flu Ramai di Media Sosial, IGD Rumah Sakit di Bandung Dipadati Pasien
Influenza A Merebak, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya dari Flu Biasa
Penelitian Ungkap Berapa Kali Manusia Kentut dalam Sehari

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 14:00 WIB

ChatGPT Digugat Usai Wanita 31 Tahun Meninggal, Diduga Sarankan Berhenti Minum Obat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Kurang Minum Air Bisa Bikin Jantung Berdebar, Ini Penjelasannya

Minggu, 27 September 2026 - 12:00 WIB

65 Kasus Influenza A Terdeteksi di Bandung, Dinkes Jabar Minta Warga Tak Panik

Jumat, 25 September 2026 - 12:00 WIB

Kasus ILI dan ISPA di Kabupaten Bandung Melonjak, Dinkes Minta Warga Tak Panik

Rabu, 23 September 2026 - 15:00 WIB

Farhan Tegaskan Fasilitas Kesehatan di Bandung Tak Boleh Tolak Pasien Bergejala Flu

Berita Terbaru