Pria Penendang Wanita di Senayan City Jadi Tersangka

Senin, 21 September 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku penganiaya perempuan di Senayan City ditangkap Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Jumat (18/9/2026)

Pelaku penganiaya perempuan di Senayan City ditangkap Subdit Jatanras Polda Metro Jaya, Jumat (18/9/2026)

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – Polisi menetapkan RS (44) sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap seorang wanita di foodcourt Senayan City, Jakarta Pusat.

RS diduga menendang korban saat berada di area foodcourt pada Minggu (13/9/2026). Polisi menangkap RS di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (18/9/2026) dini hari.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan polisi langsung menahan RS setelah menetapkannya sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dan mulai tanggal 19 September sudah dilaksanakan penahanan di Rutan Polda Metro Jaya,” kata Anom di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/9/2026).

Polisi Lanjutkan Penyidikan

Penyidik kini melanjutkan perkara tersebut ke tahap penyidikan. Polisi juga melengkapi berkas perkara sebelum menyerahkannya kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Polisi menjerat RS dengan Pasal 466 KUHP. Aturan tersebut memuat ancaman hukuman maksimal dua tahun penjara.

Anom mengatakan penyidik masih mendalami alasan RS melakukan tindakan tersebut.

RS Mengaku Merasa Terganggu

Berdasarkan hasil pemeriksaan, RS mengaku merasa terganggu ketika korban tiba-tiba mundur dan berada terlalu dekat dengannya.

Saat kejadian, RS duduk di sebuah kursi tinggi dekat gerai bakso. Dia berada di lokasi bersama keluarganya.

“Kesimpulan sementara yang kita dapatkan terhadap motif bahwa pelaku merasa terganggu dengan keberadaan korban,” ujar Anom.

Polisi juga mempertimbangkan pemeriksaan psikologis terhadap RS. Penyidik ingin mengetahui kondisi RS sekaligus mendalami perilaku impulsif yang muncul saat kejadian.

Rekaman CCTV Penganiayaan Viral

Kasus tersebut menarik perhatian publik setelah rekaman CCTV beredar di media sosial pada Rabu (16/9/2026).

Teman korban mengunggah rekaman CCTV melalui Threads. Video tersebut kemudian menyebar dan mendapat perhatian warganet.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan korban belum melaporkan kejadian tersebut karena masih mengalami trauma.

Karena kondisi korban, polisi membuat laporan model A untuk memproses perkara tersebut. Laporan itu kemudian menjadi dasar polisi untuk menangkap RS.

“(Dibuatkan) laporan model A, karena korban masih shock atas kejadian tersebut. Tapi korban sudah diminta keterangannya,” kata Budi, Minggu (20/9/2026).

Polisi membawa RS ke Mapolda Metro Jaya setelah menangkapnya di Penjaringan. Penyidik kemudian memeriksa RS untuk mendalami kasus tersebut.

Kini polisi fokus melengkapi berkas perkara sebelum menyerahkannya kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya
Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Dinkes Cabut SLHS SPPG 05 Kalijaga
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi

Berita Terbaru