KABAR PAJAJARAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat serta angin kencang pada Jumat, 11 September 2026.
BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap mewaspadai perubahan cuaca meski sebagian besar wilayah Indonesia masih menghadapi musim kemarau.
Kondisi kemarau saat ini juga mendapat pengaruh kuat dari fenomena El Niño. BMKG mencatat sejumlah daerah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) panjang hingga ekstrem panjang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, beberapa wilayah mencatat suhu udara lebih dari 36 derajat Celsius. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hujan Lebat Tetap Berpotensi Terjadi
BMKG menjelaskan bahwa musim kemarau tidak selalu membuat seluruh wilayah Indonesia bebas dari hujan.
Pada September 2026, sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan masih menerima curah hujan rendah hingga menengah akibat pengaruh El Niño yang sangat kuat.
Namun, sejumlah faktor atmosfer tetap dapat memicu pertumbuhan awan hujan.
Pada periode 8–14 September 2026, peluang hujan masih muncul di sejumlah wilayah Sumatera, Kalimantan, Jawa bagian barat, dan Papua.
Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, serta pola belokan dan perlambatan angin dapat meningkatkan potensi hujan lebat secara lokal.
Karena itu, masyarakat tetap perlu mengikuti informasi cuaca terbaru dari BMKG, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat
Berdasarkan informasi BMKG yang dirilis Kamis, 10 September 2026, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Jumat, 11 September 2026.
Wilayah tersebut meliputi:
- Sumatera Barat
- Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kalimantan Timur
- Kalimantan Utara
- Papua
BMKG juga memprakirakan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat di dua wilayah.
Wilayah tersebut yaitu:
- Aceh
- Sumatera Utara
Masyarakat di wilayah tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak hujan deras, terutama genangan dan gangguan aktivitas.
Wilayah yang Berpotensi Mengalami Angin Kencang
Selain hujan lebat, BMKG juga mengidentifikasi sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang.
Daerah tersebut mencakup:
- Jawa Barat
- Jawa Timur
- Kalimantan Tengah
- Maluku
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Utara
- Papua Pegunungan



![Cara operasikan AC mobil. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].](https://kabarpajajaran.com/wp-content/uploads/2026/09/ac-225x129.jpg)

