Bupati Serahkan 69 Alsintan, Majalengka Pacu Tanam Kedua dan Jaga Surplus Beras

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJALENGKA, KABAR PAJAJARAN — Eman Suherman menyerahkan 69 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Majalengka, Senin (4/5/2026). Pemerintah daerah menyalurkan bantuan yang bersumber dari Kementerian Pertanian itu untuk mempercepat masa tanam kedua (MT II) sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan saat musim kemarau mulai datang.

Bupati Eman menegaskan, sektor pertanian Majalengka terus menunjukkan tren positif. Ia menyebut produksi padi daerahnya mencatat surplus beras hingga 660 ribu ton. Pemerintah daerah, kata dia, ingin menjaga momentum tersebut dengan mempercepat proses olah tanah dan tanam melalui dukungan alsintan.

“Kami ingin petani bisa bekerja lebih cepat dan efisien. Dengan alsintan ini, proses tanam tidak boleh terhambat sehingga target produksi tetap tercapai,” ujar Eman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia memastikan pemerintah menyalurkan bantuan berdasarkan kebutuhan wilayah. Pemerintah memetakan kondisi lahan dan karakteristik tiap daerah sebelum menentukan jenis alsintan yang diberikan. Langkah ini diambil agar pemanfaatan alat benar-benar optimal di lapangan.

Eman juga memberi peringatan tegas kepada penerima bantuan. Ia meminta kelompok tani menjaga alsintan sebagai aset bersama dan melarang keras praktik penjualan atau penggadaian alat.

“Ini amanah untuk kepentingan bersama. Jika ada yang menyalahgunakan, kami akan tarik kembali dan beri sanksi sesuai aturan,” tegasnya.

Pendampingan Teknis dan Monitoring Berkala

Kepala DKP3 Majalengka Gatot Sulaeman menyatakan dinasnya tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga menyiapkan pendampingan intensif. DKP3 akan menugaskan penyuluh pertanian lapangan untuk mendampingi kelompok tani, mulai dari pengoperasian hingga perawatan alsintan.

“Kami ingin bantuan ini berkelanjutan. Pendampingan akan memastikan alat digunakan dengan benar dan bertahan lama,” kata Gatot.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan meliputi 5 unit traktor roda empat, 34 unit traktor roda dua, 7 unit pompa air, 20 unit hand sprayer, serta 3 unit excavator. Pemerintah daerah akan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala agar seluruh alsintan digunakan sesuai peruntukan.

DKP3 juga mendorong kelompok tani dan Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) mengelola bantuan secara kolektif dan profesional. Pengelolaan bersama dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi kelompok tani.

Petani Sambut Antusias

Para petani menyambut bantuan ini dengan antusias. Ketua kelompok tani Sumarna mengaku keberadaan traktor roda dua akan mempercepat pengolahan lahan.

“Biasanya kami harus antre sewa traktor sampai berminggu-minggu. Sekarang kami bisa langsung mengolah lahan dan mengejar waktu tanam,” ujarnya.

Perwakilan kelompok tani Mekarmulya, Akim, menilai pompa air sangat membantu wilayah yang jauh dari jaringan irigasi. Ia memastikan kelompoknya siap merawat alsintan sesuai arahan pemerintah.

Pemerintah Kabupaten Majalengka optimistis dukungan alsintan ini akan memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan. Dengan percepatan MT II, pemerintah berharap produksi padi tetap stabil meski menghadapi tantangan musim kemarau. ***

Facebook Comments Box

Sumber Berita: Diskominfo Majalengka

Berita Terkait

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan
Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026
Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar
Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya
Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi
Kasus Dugaan Keracunan MBG di Cirebon, Dinkes Cabut SLHS SPPG 05 Kalijaga
Kejati Jabar Tahan Wabup Indramayu Syaefudin dalam Kasus Dugaan Korupsi Rp18,7 Miliar
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:44 WIB

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Es dan Angin Kencang yang Rusak Puluhan Rumah di Kuningan

Selasa, 3 November 2026 - 11:00 WIB

Krisis Air Bersih Cianjur Meluas, 7.234 KK Terdampak Kemarau 2026

Selasa, 3 November 2026 - 09:29 WIB

Pemprov Jabar Pasang 1.185 Lampu Jalan di Priangan Timur, Anggaran Capai Rp48,3 Miliar

Senin, 2 November 2026 - 18:00 WIB

Pemprov Jabar Gelontorkan Rp273 Miliar untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Tasikmalaya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Kebocoran Gas Pabrik di Karawang Bikin 43 Warga Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Lakukan Investigasi

Berita Terbaru