Viral Isu Penutupan Jalan Diponegoro, Pemprov Jabar Pastikan Lalu Lintas Masih Normal

Kamis, 30 April 2026 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi arus lalu lintas di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, masih berjalan normal. Pemprov Jawa Barat menegaskan belum ada penutupan jalan terkait penataan kawasan Gedung Sate. Foto: bandunghariini.com

Kondisi arus lalu lintas di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, masih berjalan normal. Pemprov Jawa Barat menegaskan belum ada penutupan jalan terkait penataan kawasan Gedung Sate. Foto: bandunghariini.com

Kota Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung, sebagaimana informasi yang beredar di masyarakat.

Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Jawa Barat, Sekarwati, memastikan aktivitas lalu lintas di kawasan tersebut masih berjalan normal.

“Hari ini tidak ada penutupan Jalan Diponegoro,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masih Tahap Persiapan

Sekarwati menjelaskan, Pemprov Jabar memang sedang menyiapkan penataan kawasan Gedung Sate, termasuk rencana rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Diponegoro.

Penataan tersebut merupakan bagian dari rencana perluasan halaman Gedung Sate yang nantinya akan berdampak pada perubahan arus kendaraan di kawasan itu.

“Untuk jalan masih dalam tahap persiapan dan akan disosialisasikan terlebih dahulu,” katanya.

Akan Disosialisasikan Resmi

Ia menegaskan, setiap perubahan lalu lintas tidak akan dilakukan secara mendadak. Pemerintah akan terlebih dahulu memberikan informasi resmi kepada masyarakat sebelum kebijakan diterapkan.

“Kalau sudah ada jadwal atau penerapan rekayasa lalu lintas, pasti akan diumumkan secara resmi,” ucapnya.

Fokus Penataan Kawasan

Pemprov Jabar menargetkan penataan kawasan Gedung Sate dapat menciptakan ruang publik yang lebih tertib, nyaman, dan representatif tanpa mengganggu aktivitas warga maupun kelancaran lalu lintas di pusat Kota Bandung.

Pemerintah juga memastikan proses penataan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan dampak terhadap mobilitas masyarakat.***(Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun
Wagub Jabar Optimistis 3.600 Koperasi Merah Putih Rampung Juli 2026
Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Meriahkan Puncak Milangkala Tatar Sunda di Gedung Sate
Bobotoh Padati Flyover Pasupati, Bandung Rayakan Kemenangan Dramatis Persib
Muhammad Farhan Dorong Warga Bandung Gunakan Produk Lokal Saat Rupiah Melemah
KDM Dukung Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih
Puluhan Ribu Warga Padati Bandung, Puncak Milangkala Tatar Sunda Berlangsung Semarak
Viral Ancaman di Media Sosial, Paguyuban Sunda Muda Minta Pengawalan Hukum untuk Dedi Mulyadi

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:57 WIB

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Senin, 18 Mei 2026 - 23:36 WIB

Wagub Jabar Optimistis 3.600 Koperasi Merah Putih Rampung Juli 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 18:57 WIB

Drama Kolosal “Peuting Munggaran” Meriahkan Puncak Milangkala Tatar Sunda di Gedung Sate

Senin, 18 Mei 2026 - 12:00 WIB

Bobotoh Padati Flyover Pasupati, Bandung Rayakan Kemenangan Dramatis Persib

Senin, 18 Mei 2026 - 11:00 WIB

Muhammad Farhan Dorong Warga Bandung Gunakan Produk Lokal Saat Rupiah Melemah

Berita Terbaru

Ilustrasi Parfum (Pinterest)

Ragam

Fenomena Bocil SD Koleksi Parfum Ramai di Media Sosial

Selasa, 19 Mei 2026 - 22:00 WIB

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengikuti prosesi pengembalian Mahkota Binokasih Sanghyang Pake ke Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026), usai rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sejumlah daerah di Jawa Barat. Foto: Humas Jabar

Jawa Barat

KDM Antar Kembali Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:57 WIB