Longsor Tutup Jalur Maswati–Sasaksaat, Penumpang KA Dialihkan ke Bus dan Kereta Cepat

Rabu, 1 April 2026 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pembersihan jalur dan evakuasi sarana kereta api terdampak longsor di petak jalan Maswati?Sasaksaat (MSI?SKT), Rabu (1/4/2026). (Foto. KAI)

Proses pembersihan jalur dan evakuasi sarana kereta api terdampak longsor di petak jalan Maswati?Sasaksaat (MSI?SKT), Rabu (1/4/2026). (Foto. KAI)

BANDUNG BARAT, Kabar Pajajaran – Penumpang kereta api yang terdampak longsor di jalur Maswati–Sasaksaat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026), dialihkan menggunakan bus dan kereta cepat Whoosh. Pengalihan dilakukan menyusul gangguan perjalanan akibat insiden kereta anjlok setelah menabrak material longsor yang menutup rel.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan dua perjalanan kereta mengalami keterlambatan sehingga penumpangnya dipindahkan ke moda transportasi lain.

Penumpang Dua KA Dialihkan

Dua kereta yang terdampak adalah KA Serayu nomor 283 relasi Purwokerto–Bandung–Pasar Senen dan KA Papandayan nomor 129 relasi Garut–Gambir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penumpang KA Serayu yang tertahan di Stasiun Sasaksaat dialihkan menggunakan bus menuju Jakarta. Sementara penumpang KA Papandayan yang tertahan di Stasiun Padalarang melanjutkan perjalanan ke Jakarta dengan kereta cepat Whoosh.

“KAI memberikan service recovery berupa air mineral, makanan ringan, hingga makanan berat sesuai ketentuan,” ujar Franoto. Selain itu, KAI membuka opsi pembatalan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun bagi penumpang yang memilih tidak melanjutkan perjalanan.

KA Ciremai Anjlok Akibat Material Longsor

Gangguan perjalanan bermula dari insiden anjloknya KA Ciremai di petak jalan Maswati–Sasaksaat, tepatnya di Kampung Galudra, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, sekitar pukul 14.53 WIB.

Kereta tersebut dilaporkan menabrak material longsor yang menutup jalur rel setelah wilayah Cikalongwetan dan Cipatat diguyur hujan deras.

Saksi mata, Chiko (27), mengatakan longsor terjadi beberapa saat sebelum kereta melintas. “Material longsor menutup rel, lalu kereta masuk dan menabrak longsoran,” ujarnya.

KA Ciremai saat itu melaju dari arah Purwakarta menuju Bandung. Titik longsor berada beberapa meter sebelum Terowongan Sasaksaat.

Seluruh Penumpang Dipastikan Selamat

Vice President Corporate Communication PT KAI, Anne Purba, memastikan seluruh penumpang KA Ciremai dalam kondisi selamat.

“Tidak terdapat korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Petugas langsung melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan tetap terjaga,” ujarnya.

KAI menegaskan upaya penanganan dan normalisasi jalur terus dilakukan agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan sesuai jadwal. ***(Chq)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati
Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus
Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027
Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang
Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta
BRT Bandung Raya Mulai Dibangun, Investasi Rp1,3 Triliun Siapkan Jalur Khusus 21 Kilometer
Hadapi Tantangan Media Digital, Puluhan Wartawan Ikuti UKW di Majalengka
Aksi Ekologi Tutup MPLS Pancawaluya 2026, Sekda Jabar Ajak Siswa Bangun Karakter dari Kebiasaan Sederhana

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 12:00 WIB

10 Kabupaten/Kota Jabar-Jateng Siap Deklarasikan Dukungan Penuh untuk Bandara Kertajati

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:30 WIB

Dedi Mulyadi Evaluasi Angkot Tua dan Siapkan Bandara Husein Beroperasi Kembali Mulai Agustus

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Era Baru Transportasi Bandung Raya Dimulai, BRT Modern Siap Beroperasi pada 2027

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Pertama di Indonesia, Dedi Mulyadi Letakkan Batu Pertama Pabrik Alat Berat Elektrik di Karawang

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dedi Mulyadi Buka Sayembara Tangkap Begal, Warga Berpeluang Dapat Hadiah hingga Rp50 Juta

Berita Terbaru