Stok Pangan di Cimahi Aman Jelang Ramadhan, Warga Diimbau Tak Panic Buying

Senin, 9 Februari 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, Kabar Pajajaran – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperin) memastikan bahwa persediaan kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) dalam kondisi aman. Meski demikian, fluktuasi harga pada sejumlah komoditas mulai terlihat seiring dengan meningkatnya permintaan pasar.

Kepala Bidang Perdagangan Disdagkoperin Kota Cimahi, Indra Bagjana, mengungkapkan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, stok pangan dipastikan mencukupi hingga awal Ramadhan. Namun, ia tidak menampik adanya kenaikan harga pada komoditas tertentu seperti cabai dan daging sapi akibat mekanisme pasar dan faktor cuaca.

“Untuk stok, kami pastikan aman sampai awal Ramadhan. Tapi karena mekanisme pasar, ketika permintaan meningkat, harga juga ikut naik,” ujar Indra Bagjana. Saat ini, harga cabai rawit merah di pasar seperti Pasar Cimindi terpantau berada di kisaran Rp70.000 hingga Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging sapi lokal mengalami kenaikan sekitar 5-8%, kini menyentuh angka Rp140.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: KDM Titip Pesan ke Disdik Jabar: Siswa Harus Cinta Alam Sejak Dini, Bambu Jadi Media Belajar

Program Stabilitas Harga Untuk menekan laju kenaikan harga, Pemkot Cimahi terus menjalankan program rutin “Si Besti” (Sinergi Bersama Stabilkan Harga Tiap Hari), yang fokus pada penyaluran beras dan minyak goreng setiap hari Kamis terakhir di akhir bulan. Khusus untuk minyak goreng jenis Minyakita, Indra menegaskan bahwa pasokan dari Bulog sudah kembali normal (zona hijau) dengan harga yang dipatok sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.

Selain program pasar murah, pengawasan distribusi juga diperketat dengan dibentuknya Satgas Saber Pelanggaran Pangan (Sapu Bersih Pelanggaran Pangan). Satgas ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Daerah, Kepolisian (Reskrimsus), Bapanas, Bulog, dan ID FOOD untuk mencegah praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.

Baca juga: Kadisdik Cimahi Suarakan Harapan: Guru Seharusnya Jadi PNS demi Kepastian Masa Depan

Imbauan untuk Masyarakat Menutup keterangannya, Indra Bagjana meminta masyarakat Kota Cimahi dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terjebak dalam fenomena panic buying. Menurutnya, konsumsi yang berlebihan justru akan membuat harga semakin sulit dikendalikan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok aman. Kuncinya adalah tidak perlu melakukan panic buying. Berbelanjalah dan konsumsilah sewajarnya sesuai kebutuhan,” pungkasnya.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru