Kadisdik Cimahi Suarakan Harapan: Guru Seharusnya Jadi PNS demi Kepastian Masa Depan

Jumat, 6 Februari 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Cimahi, Kabar Pajajaran – Di tengah perjuangan memenuhi kebutuhan tenaga pendidik, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Cimahi, Nana Suyatna, menyampaikan sebuah pesan advokasi yang mendalam bagi masa depan para pengajar. Ia berharap ke depannya para guru tidak hanya diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), melainkan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Aspirasi ini muncul bukan tanpa alasan. Nana melihat adanya perbedaan mendasar dalam hal ketenangan bekerja antara status PNS dan P3K. Menurutnya, status PNS memberikan kepastian karier, kepastian penghasilan, serta jaminan masa depan yang lebih kuat bagi para guru.

Baca juga: Siasati Kekosongan Guru, Disdik Cimahi Optimalkan 20 Persen Dana BOS untuk Honorarium

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau konteks P3K ini agak lain, apalagi P3K paruh waktu, berarti harus diperpanjang lagi, seleksi lagi, kan kasihan,” ujar Nana saat memberikan keterangannya mengenai kondisi pendidikan di Kota Cimahi.

Nana menekankan bahwa kepastian status ini berbanding lurus dengan kualitas pendidikan yang diterima siswa. Jika para guru sudah memiliki kepastian masa depan, mereka dapat berkonsentrasi penuh untuk memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak, khususnya di Kota Cimahi, tanpa harus terganggu oleh rasa khawatir akan masa kontrak atau proses seleksi ulang.

Baca juga: Coba Bunuh Trump di Lapangan Golf, Ryan Routh Divonis Penjara Seumur Hidup

Saat ini, Kota Cimahi memang banyak terbantu oleh pengangkatan guru P3K sejak tahun 2021 hingga 2025 untuk menutupi kekosongan pengajar. Namun, secara ideal, kota ini masih membutuhkan sekitar 1.600 guru SD dan 800 guru SMP untuk mencapai pelayanan pendidikan yang optimal.

Meskipun saat ini kebijakan formasi dan rekrutmen sangat bergantung pada keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) serta kemampuan keuangan daerah, harapan agar profesi guru mendapatkan posisi yang lebih stabil terus disuarakan. Bagi Nana, memberikan status PNS kepada guru adalah bentuk investasi negara untuk memastikan para pendidik bisa bekerja dengan hati dan fokus total pada pengembangan generasi bangsa.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

HJKB ke-216 Usung “Solidarity in Harmony”, Bandung Tegaskan Semangat Kebersamaan
Prabowo Salurkan 260 Becak Listrik ke Kabupaten Bandung, Pengayuh Lansia Jadi Prioritas
PPPK Paruh Waktu Kota Bandung Dapat Kabar Bahagia, Kontrak Diperpanjang 2027
Pemprov Jabar Tebar Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Selama GIIAS Bandung
Wali Kota Bandung Minta Bobotoh Tak Datang ke SUGBK Saat Persija Vs Persib
Bobotoh Persib Siap ke SUGBK, Tunggu Izin Polisi untuk Laga Lawan Persija
Kebakaran Lahan di Cililin Bandung Barat Hanguskan 1 Hektare Area Perhutani
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Bandung, Farhan Imbau Warga Pakai Masker

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:00 WIB

HJKB ke-216 Usung “Solidarity in Harmony”, Bandung Tegaskan Semangat Kebersamaan

Senin, 14 September 2026 - 12:00 WIB

Prabowo Salurkan 260 Becak Listrik ke Kabupaten Bandung, Pengayuh Lansia Jadi Prioritas

Minggu, 13 September 2026 - 20:00 WIB

PPPK Paruh Waktu Kota Bandung Dapat Kabar Bahagia, Kontrak Diperpanjang 2027

Sabtu, 12 September 2026 - 10:00 WIB

Pemprov Jabar Tebar Diskon Pajak Kendaraan 10 Persen Selama GIIAS Bandung

Sabtu, 12 September 2026 - 09:00 WIB

Wali Kota Bandung Minta Bobotoh Tak Datang ke SUGBK Saat Persija Vs Persib

Berita Terbaru

Teknologi

iOS 27 Resmi Dirilis, Ini Daftar 33 iPhone yang Kebagian Update

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:14 WIB