Dedi Mulyadi Ubah Skema Bantuan Sekolah Swasta, Siswa Tak Mampu Jadi Penerima Langsung

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KDM mengubah skema pemberian bantuan pendidikan untuk para siswa SMA dan SMK sekolah swasta di Jawa Barat dari BPMU menjadi beasiswa perorangan agar lebih tepat sasaran. Foto: Jabarprov

KDM mengubah skema pemberian bantuan pendidikan untuk para siswa SMA dan SMK sekolah swasta di Jawa Barat dari BPMU menjadi beasiswa perorangan agar lebih tepat sasaran. Foto: Jabarprov

Bandung, Kabar Pajajaran – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan bantuan pendidikan bagi SMA dan SMK swasta tetap berjalan pada tahun 2026. Kepastian ini diberikan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat terkait isu penghapusan bantuan akibat keterbatasan anggaran.

Kebijakan yang diambil bukan menghentikan bantuan, melainkan mengubah pola penyalurannya. Bantuan yang sebelumnya diberikan melalui sekolah atau yayasan kini diarahkan langsung kepada siswa yang membutuhkan.
Perubahan ini membuat bantuan pendidikan dikemas dalam bentuk program beasiswa. Sasaran utamanya adalah siswa dari keluarga tidak mampu yang bersekolah di SMA dan SMK swasta di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan tidak ada penghapusan bantuan pendidikan bagi sekolah swasta. Ia menyebut yang berubah hanya mekanisme penyaluran agar lebih tepat sasaran. Penegasan tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi yang menyebut bantuan untuk sekolah swasta akan dihapus. Pemerintah provinsi memastikan anggaran bantuan tetap ada dan tetap disalurkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Basarnas: Operasi SAR Longsor Cisarua Terus Berlanjut, 20 Warga Masih Dalam Pencarian

Melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada 29 Januari 2026, Dedi menjelaskan alasan perubahan skema tersebut. Menurutnya, bantuan harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Selama ini bantuan pendidikan swasta disalurkan lewat skema Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU). Dana diberikan kepada sekolah atau yayasan untuk kemudian dikelola oleh pihak lembaga pendidikan.

Mulai 2026, pola itu diubah menjadi beasiswa yang diberikan langsung kepada siswa penerima. Dengan cara ini, bantuan tidak lagi berhenti di tingkat institusi, tetapi langsung menyentuh peserta didik. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung langsung biaya pendidikan siswa penerima beasiswa. Tanggungannya tidak hanya sebatas uang sekolah. Kebutuhan penunjang belajar juga akan dipenuhi melalui program ini. Pemerintah menyiapkan perlengkapan seperti buku pelajaran, seragam, hingga sepatu sekolah bagi penerima bantuan.

Baca juga: DP3AKB Jabar Dampingi Warga Longsor KBB, Fokus Penguatan Psikologis Ibu dan Anak

Skema baru ini dirancang untuk mengurangi beban biaya yang selama ini ditanggung keluarga kurang mampu. Harapannya, faktor ekonomi tidak lagi menjadi penghalang untuk mengenyam pendidikan di sekolah swasta. Menurut Dedi, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan keadilan dalam akses pendidikan. Siswa dari keluarga miskin tetap memiliki peluang yang sama untuk bersekolah.

Pemerintah ingin memastikan pendidikan berkualitas tidak hanya bisa diakses oleh mereka yang mampu secara ekonomi. Peran negara diperkuat agar bisa langsung menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Melalui perubahan mekanisme ini, pemerintah provinsi menargetkan bantuan menjadi lebih efektif dan merata. Program beasiswa diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi warga Jawa Barat.

Dengan skema baru tersebut, keberlanjutan bantuan pendidikan bagi sekolah swasta tetap terjaga. Di saat yang sama, manfaatnya dapat diterima langsung oleh siswa yang paling membutuhkan.*** (Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Larang Praktik Titipan dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung
Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Berprestasi di Level Internasional
Jelang Idul Adha, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah
KDM Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Usai Juara Super League 2025/2026
Hasil UTBK SNBT 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Simak Cara Ceknya
Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol
Prakiraan Cuaca Bandung dan Jawa Barat Hari Ini, 25 Mei 2026: Hujan Guyur Siang hingga Malam
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:03 WIB

Dedi Mulyadi Larang Praktik Titipan dalam Penerimaan Siswa Sekolah Maung

Senin, 25 Mei 2026 - 19:44 WIB

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Berprestasi di Level Internasional

Senin, 25 Mei 2026 - 19:01 WIB

Jelang Idul Adha, Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah di Enam Daerah

Senin, 25 Mei 2026 - 13:10 WIB

Hasil UTBK SNBT 2026 Resmi Diumumkan Hari Ini, Simak Cara Ceknya

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan di Bogor, Tersangka Tewas Usai Kecelakaan di Tol

Berita Terbaru

Nasional

Konversi LPG ke CNG Dinilai Bisa Kurangi Impor Energi

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:00 WIB