Basarnas: Operasi SAR Longsor Cisarua Terus Berlanjut, 20 Warga Masih Dalam Pencarian

Sabtu, 31 Januari 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG BARAT, Kabar Pajajaran – Operasi pencarian dan evakuasi korban bencana longsor Cisarua terus berlanjut. Memasuki hari ketujuh, Jumat (30/1/2026), Tim SAR Gabungan kembali menemukan lima kantong jenazah, sehingga total korban yang berhasil dievakuasi kini mencapai 60 orang. Sementara itu, sebanyak 20 korban lainnya masih dalam proses pencarian.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan, kondisi cuaca yang relatif bersahabat turut membantu pelaksanaan operasi di lapangan.

“Dari hasil asesmen yang kita lakukan, hari ini cuaca sangat membantu pelaksanaan Operasi SAR. Sehingga alhamdulillah ada lima body bag yang bisa kita temukan dan kita serahkan kepada teman-teman DVI,” ujar Syafii.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, jumlah korban yang belum ditemukan masih bersifat dinamis, seiring adanya pembaruan data dari masyarakat dan berbagai sumber informasi.

“Pertama kali kita menerima informasi resmi, jumlah warga yang dilaporkan hilang ada 113 orang dari 34 KK. Belakangan bertambah menjadi 158 orang dari 35 keluarga. Ini bagian dari dinamika dalam pelaksanaan Operasi SAR,” jelasnya.

Meski demikian, angka tersebut tidak menjadi patokan utama dalam pelaksanaan operasi kemanusiaan. Tim SAR Gabungan tetap menyisir setiap jengkal lokasi terdampak secara maksimal.

Dalam pelaksanaannya, operasi SAR didukung berbagai unsur darat dan udara. Sebanyak enam pesawat, termasuk lima helikopter, serta 22 drone dikerahkan untuk membantu pencarian. Di darat, lebih dari 3.000 personel gabungan dari TNI-Polri, relawan, hingga 22 unit K9 turut dilibatkan.

Selain itu, sebanyak 17 alat berat dari Kementerian PUPR, Pemprov Jawa Barat, Pemkab Bandung Barat, serta TNI-Polri juga telah disiagakan, meski penggunaannya masih menyesuaikan kondisi cuaca dan medan.

Syafii menambahkan, BNPB terus melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) guna mendukung kelancaran pencarian.

“Mudah-mudahan cuaca terus mendukung supaya kita bisa lebih pagi melaksanakan operasi,” katanya.

Hasil rapat seluruh unsur yang terlibat menyepakati operasi SAR akan tetap dilanjutkan hingga akhir masa tanggap darurat. Basarnas berharap seluruh korban dapat ditemukan sebelum batas waktu 14 hari.

“Akhirnya kita putuskan bahwa operasi pencarian dan pertolongan terus kita laksanakan dengan pelibatan kekuatan semaksimal mungkin. Mudah-mudahan sebelum 14 hari seluruh korban bisa ditemukan,” pungkas Syafii. ***Chokie

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Air Tak Kunjung Surut, Muhammad Farhan Ungkap Penyebab Banjir Rancabolang–Derwati
Dedi Mulyadi Dorong Underpass Tol Pasteur, Pemprov Jabar Siapkan Solusi Atasi Macet Akhir Pekan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Bandung dan Sejumlah Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Sepanjang Hari
Harga BBM Resmi di Seluruh SPBU RI, Berlaku 18 April 2026
Bandung Siap Upgrade Lampu Lalu Lintas Berbasis AI, Target Kurangi Kemacetan
Aksi Curanmor di Gedebage Bandung Digagalkan, Pelaku Sempat Lepaskan Tembakan
Evakuasi Selesai, Seluruh Korban Helikopter PK-CFX Tiba di Lanud Supadio
Helikopter PK-CFX Putus Kontak di Sekadau, Operasi Pencarian Dikebut

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 09:02 WIB

Air Tak Kunjung Surut, Muhammad Farhan Ungkap Penyebab Banjir Rancabolang–Derwati

Sabtu, 18 April 2026 - 08:50 WIB

Dedi Mulyadi Dorong Underpass Tol Pasteur, Pemprov Jabar Siapkan Solusi Atasi Macet Akhir Pekan

Sabtu, 18 April 2026 - 08:42 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Bandung dan Sejumlah Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Sepanjang Hari

Sabtu, 18 April 2026 - 06:09 WIB

Harga BBM Resmi di Seluruh SPBU RI, Berlaku 18 April 2026

Jumat, 17 April 2026 - 22:34 WIB

Bandung Siap Upgrade Lampu Lalu Lintas Berbasis AI, Target Kurangi Kemacetan

Berita Terbaru