Jembatan Cijeruk Diresmikan, Bupati Bandung Umumkan Proyek Jembatan Lanjutan

Senin, 12 Januari 2026 - 06:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan Jembatan Hijau Cijeruk, Jumat (9/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan Jembatan Hijau Cijeruk, Jumat (9/1/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kabupaten Bandung, Kabar Pajajaran — Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan Jembatan Cijeruk pada awal tahun 2026 ini. Menurut Dadang Supriatna akan banyak jembatan yang akan dibangun di Kabupaten Bandung.

Dalam waktu dekat, setidaknya ada 3 jembatan lain yang akan dibangun oleh Pemkab Bandung, menyusul diresmikannya Jembatan Cijeruk yang menghubungkan Kecamatan Baleendah dan Kecamatan Bojongsoang.

Dadang Supriatna menyampaikan bahwa rencana pembangunan tiga jembatan tambahan tersebut akan segera direalisasikan, bahkan proses tender akan mulai dibuka oleh Pemkab Bandung pada pekan depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Sempat Viral karena Ambruk, Jembatan Hijau Cijeruk Kini Resmi Dibuka Kang DS

“Ada 3 jembatan yang akan dibangun setelah ini, minggu depan sudah tender, karena kita akan segera, terutama di daerah Dayeuhkolot dan sekitarnya,” ungkap Dadang.

Terdapat sejumlah persoalan di lapangan, khususnya terkait dengan status dan kewenangan jalan di wilayah sekitar karena status jalan akan menentukan pihak yang memiliki kewenangan dalam melakukan perbaikan maupun perawatan.

Namun, dirinya juga mengatakan bahwa sebenarnya masyarakat tidak mempersoalkan tentang kewenangan sebuah ruas jalan, mereka hanya menginginkan agar semua infrastruktur yang ada dalam kondisi prima sehingga dapat digunakan dan bermanfaat secara optimal.

“Artinya, saya secara aturan akan mengusulkan apakah ini akan menjadi kewenangan provinsi atau APBN, kalau seandainya ternyata itu tidak dibangun lagi oleh provinsi, maka oleh APBD,” ujarnya.

“Seandainya jalan provinsi tidak dipelihara oleh provinsi, mungkin saya akan usulkan lebih baik dikembalikan lagi ke daerah Kabupaten. Sehingga kami akan lebih fokus untuk menyelesaikan,” tambahnya.

Baca juga: Beckham Putra Jadi Pembeda, Persib Tundukkan Persija 1-0 di GBLA

Ia menegaskan bahwa karena infrastruktur tersebut berada di wilayah Kabupaten Bandung, maka perhatian dan sorotan masyarakat akan tertuju kepada pemerintah yang dipimpinnya.

“Yang jelas teritorinya ada di Kabupaten Bandung, maka nyorotnya ke Kabupaten Bandung,. Tak masalah, itu sudah risiko, yang jelas apapun yang kita lakukan semata untuk masyarakat kabupaten Bandung,” pungkas Dadang.*** (Nalika)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung
TBI Team Juara Umum 1 Bandung Taekwondo Open 2026 dengan 18 Medali

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi

Berita Terbaru