JAKARTA, KP — Winamp bersiap kembali ke industri musik digital pada paruh pertama 2027. Pemutar musik legendaris yang populer pada era MP3 tersebut akan hadir dengan konsep baru yang menggabungkan pemutar musik lokal dan layanan streaming.
Melalui laman resminya, Winamp Group mengumumkan rencana peluncuran Winamp Player generasi baru. Kehadiran aplikasi ini akan membawa kembali pengalaman memutar koleksi musik pribadi sekaligus menawarkan layanan streaming berbayar.
Untuk mendukung layanan tersebut, Winamp menggandeng Deezer sebagai mitra teknologi dan penyedia katalog musik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Winamp Gandeng Deezer
Kerja sama dengan Deezer menjadi salah satu bagian penting dalam rencana comeback Winamp. Layanan streaming asal Prancis itu akan menyediakan teknologi white-label streaming untuk platform baru tersebut.
Selain teknologi, Deezer juga akan memasok katalog musik global. Jumlahnya mencapai lebih dari 100 juta lagu yang nantinya dapat diakses melalui layanan bermerek Winamp.
Di sisi lain, Winamp tetap mengendalikan produk, merek, serta hubungan dengan para pelanggannya.
Kesepakatan antara kedua perusahaan sebenarnya sudah berlangsung sejak 1 Juli 2026. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan layanan streaming Winamp yang akan hadir pada 2027.
Tetap Mendukung Koleksi MP3
Meski masuk ke bisnis streaming, Winamp tidak meninggalkan identitasnya sebagai pemutar musik lokal. File musik yang tersimpan di perangkat tetap dapat diputar melalui aplikasi baru.
Koleksi MP3 yang selama bertahun-tahun tersimpan di komputer ***






