Bandung Zoo Dibuka Gratis Awal Tahun, Pengunjung Bisa Donasi dan Botram

Kamis, 1 Januari 2026 - 12:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Zoo saat ini dibuka sebagai ruang terbuka hijau tanpa tiket masuk, dengan sistem donasi sukarela dan jam kunjungan terbatas demi kenyamanan pengunjung dan keamanan satwa. Foto: ayobandung.id

Bandung Zoo saat ini dibuka sebagai ruang terbuka hijau tanpa tiket masuk, dengan sistem donasi sukarela dan jam kunjungan terbatas demi kenyamanan pengunjung dan keamanan satwa. Foto: ayobandung.id

Kota Bandung, Kabar Pajajaran — Antusiasme warga untuk berkunjung ke Bandung Zoo terpantau tinggi pada awal Tahun Baru 2026. Saat ini, Bandung Zoo dibuka sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dengan izin dan pengawasan dari Pemerintah Kota Bandung.

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i yang akrab disapa Kang Aan, mengatakan bahwa pengunjung dapat masuk ke area Bandung Zoo tanpa dikenakan tiket. Namun, masyarakat dipersilakan memberikan donasi secara sukarela sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan kebun binatang tersebut.

“Bandung Zoo sekarang dibuka sebagai ruang terbuka hijau. Tidak ada tiket masuk, tapi pengunjung boleh memberikan donasi, baik berupa uang maupun pakan hewan,” ujar Kang Aan saat diwawancarai melalui sambungan telepon, Kamis (1/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Gubernur Jabar Terbitkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Untuk menjaga kenyamanan pengunjung sekaligus keamanan satwa, jam kunjungan dibatasi mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Pembatasan waktu ini juga dilakukan agar aktivitas dan keamanan satwa tetap terjaga dan tidak terganggu oleh kepadatan pengunjung.

Menurut Kang Aan, pengunjung juga diperbolehkan botram atau membawa makanan sendiri, mengingat saat ini tidak ada aktivitas jual beli di dalam area Bandung Zoo. Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari penataan kawasan agar tetap bersih dan tertib.

Terkait akses, pengunjung lebih disarankan menggunakan transportasi umum atau datang secara kolektif. Meski demikian, pengelola tetap menyediakan area parkir terbatas bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan pribadi.

Dalam pengelolaannya, Bandung Zoo saat ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah Kota Bandung berperan dalam pengawasan pengelolaan, sementara Kementerian Kehutanan membantu suplai pakan satwa. Selain itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melakukan pengawasan terhadap kesejahteraan hewan, serta Satpol PP Kota Bandung turut menjaga ketertiban di kawasan tersebut.

Baca juga: Arus Balik Nataru Menggeliat, Polisi Siapkan 5 Rekayasa Lalu Lintas di Tol Jakarta

Saat ini, jumlah satwa yang berada di Bandung Zoo tercatat lebih dari 700 ekor dari berbagai jenis. Pengelola pun mengimbau pengunjung untuk tidak memberi makan satwa secara langsung.

Kang Aan juga menegaskan bahwa waktu, jenis, dan jumlah pakan satwa sudah diatur oleh pengelola, sehingga pengunjung tidak boleh memberi makan sembarangan karena bisa membahayakan kesehatan hewan.

Meski dibuka dengan sistem terbatas, Kang Aan mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi, terutama pada masa libur awal tahun. Pengelola berharap dukungan dan kepedulian pengunjung dapat membantu menjaga keberlangsungan Bandung Zoo sebagai ruang edukasi, konservasi, sekaligus ruang hijau bagi warga Kota Bandung.*** (Radit)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya
Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka
Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor
Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah
Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi
Erwan Setiawan Ajak Generasi Muda Jabar Jaga Budaya Sunda di Era Teknologi
Sekda Herman Dorong Pemuda Sunda Perkuat Pendidikan dan Ekonomi Jawa Barat
Kapolda Jabar Ungkap Kapasitas Fantastis Pabrik Obat Keras Ilegal di Bandung

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:00 WIB

Dedi Mulyadi Ingatkan Warga Jabar Hindari Judol dan Pinjol, Ini Alasannya

Kamis, 5 November 2026 - 10:00 WIB

Mobil Tabrak Pohon dan Kursi Taman di Jalan Banceuy Bandung, Tiga Orang Luka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Musim Hujan Tiba, BPBD Bandung Petakan Wilayah Rawan Banjir dan Longsor

Selasa, 3 November 2026 - 12:00 WIB

Pariwisata Jawa Barat Melonjak, Bandara Kertajati Kebanjiran Penumpang Umrah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kapolresta Bandung Buka Nomor HP Pribadi untuk Aduan Warga, Anggota Nakal Terancam Sanksi

Berita Terbaru