KPK Tetapkan Empat Tersangka Usai OTT Bupati Pemalang, Muncul Dua Klaster Perkara

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tangan diborgol usai terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (28/7/2026) malam.(Dokumentasi Komisi Pemberantasan Korupsi )

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tangan diborgol usai terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Selasa (28/7/2026) malam.(Dokumentasi Komisi Pemberantasan Korupsi )

KPK Naikkan Kasus OTT ke Tahap Penyidikan

JAKARTA, KABAR PAJAJARAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ke tahap penyidikan. Lembaga antirasuah itu sekaligus menetapkan empat orang sebagai tersangka setelah penyidik menemukan alat bukti yang cukup.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik memecah perkara tersebut menjadi dua klaster agar proses penanganan berjalan lebih fokus.

“Kami meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan untuk dua klaster kasus. Berdasarkan alat bukti yang sah, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyidik Usut Dua Dugaan Pemerasan

Penyidik memfokuskan klaster pertama pada dugaan pemerasan yang diduga dilakukan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terhadap sejumlah bawahan dan pihak swasta.

Pada klaster kedua, penyidik mengusut dugaan pemerasan yang melibatkan seorang oknum di lingkungan KPK terhadap Bupati Pemalang.

Budi menegaskan KPK akan menangani kedua perkara tersebut secara profesional tanpa membedakan pihak yang terlibat.

KPK Benarkan Keterlibatan Staf Administrasi

Budi juga membenarkan keterlibatan seorang staf administrasi KPK dalam perkara tersebut. Staf itu berasal dari unsur kepolisian yang bertugas sebagai personel perbantuan di KPK.

Penyidik kini terus mendalami dugaan peran setiap tersangka sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang ikut menikmati hasil tindak pidana.

Tim KPK Amankan 21 Orang

Tim KPK menggelar operasi tangkap tangan secara serentak di Jakarta, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Purworejo.

Dalam operasi tersebut, tim mengamankan 21 orang. Setelah melakukan pemeriksaan awal, penyidik membawa 12 orang ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Salah satu pihak yang menjalani pemeriksaan ialah istri Anom Widiyantoro, Noor Faizah.

Selain mengamankan sejumlah orang, penyidik menyita uang tunai lebih dari Rp2 miliar yang diduga berkaitan dengan praktik korupsi tersebut.

Anom Sampaikan Permintaan Maaf

KPK langsung menahan Anom Widiyantoro setelah penyidik menetapkannya sebagai tersangka.

Saat petugas menggiringnya menuju mobil tahanan, Anom menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pemalang.

“Kita paham situasinya, kita minta maaf semua,” ujar Anom.

KPK memastikan penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut. Penyidik juga menelusuri aliran dana dan mengumpulkan bukti tambahan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat. ***(Ant)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BREAKING NEWS : Prabowo Ambil Keputusan Tegas! Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP
Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat
Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya
PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%
Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Status Masih Siaga Level III
Kapolri Suyudi Ario Seto Janji Berantas Narkoba hingga Bersihkan Internal Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:06 WIB

Listyo Sigit Prabowo Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret

Selasa, 3 November 2026 - 16:02 WIB

Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Sejumlah Jenderal, Isu Bintang Empat Ikut Mencuat

Selasa, 3 November 2026 - 10:18 WIB

Penggeledahan Ponpes Sukoharjo Berujung Pencopotan Kapolres, Ini Kronologi Lengkapnya

Senin, 2 November 2026 - 20:00 WIB

PPN Pembalut 11 Persen Disorot DPR, Anis Byarwati Minta Pemerintah Evaluasi Kebijakan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, RDTR Terintegrasi OSS Capai 576 dan Target LP2B Tembus 87,93%

Berita Terbaru